Branding Lebih Besar Dampaknya Dibanding Marketing? (Part 2)

0
5
Branding Lebih Besar Dampaknya Dibanding Marketing? (Part 2)

rumahukm.com Saat branding sudah berjalan, apakah marketing jadi tidak diperlukan lagi?

Marketing tetap penting. Marketing tetap menjadi mesin yang membawa brand bertemu dengan marketnya. Tanpa marketing, brand yang baik akan sulit dikenal. Namun, marketing akan jauh lebih efektif ketika didukung oleh branding yang kuat.

Brand yang jelas membuat biaya promosi lebih efisien karena kepercayaan sudah lebih dulu terbentuk. Customer tidak lagi membeli karena diskon, tetapi karena mereka yakin terhadap nilai yang ditawarkan. Inilah alasan mengapa perusahaan-perusahaan besar di dunia terus berinvestasi pada branding meskipun anggaran marketing mereka juga sangat besar. Mereka memahami bahwa iklan bisa menarik perhatian, tetapi hanya brand yang mampu menciptakan loyalitas. 

Pelajaran penting dari Pak Bi adalah bahwa branding bukan proyek jangka pendek. Branding merupakan investasi jangka panjang untuk membangun tempat di benak konsumen. Karena pada akhirnya, marketing membantu orang mengenal sebuah produk. Branding membuat produk tersebut sulit dilupakan.

Bagi yang ingin memahami branding lebih dalam, konsep-konsep ini dijelaskan secara sistematis dalam Kitab Bisa Bikin Brand (Kitab BBB) karya Pak Subiakto Priosoedarsono. Buku ini tidak hanya membahas teori, tetapi juga cara berpikir seorang brand strategist dalam membangun brand yang relevan, dipercaya, dan bertahan dalam jangka panjang.

Di tengah persaingan yang semakin padat, memiliki produk yang bagus saja tidak lagi cukup. Yang membedakan sebuah bisnis adalah bagaimana ia menempati ruang di benak konsumennya. Dan di situlah branding memainkan peran yang tidak bisa digantikan oleh marketing semata.

 

Penulis: Mayangwangi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here