Ramadhan, Bulan Keberkahan bagi Umat dan Penggiat UMKM

0
140
image freepik

rumahukm.com Rejang Lebong (Humas) — Bulan suci Ramadhan tidak hanya membawa keberkahan dalam aspek ibadah, tetapi juga menghadirkan limpahan rezeki bagi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala MA Darul Ma’arif NU Rejang Lebong, Dedi Priyanto, S.E., Gr., dalam kultum dan arahannya pada Jumat pagi (27/2).

Dalam pesannya, beliau menegaskan bahwa Ramadhan identik dengan meningkatnya aktivitas dan keramaian masyarakat. Banyak perantau yang pulang ke kampung halaman, keluarga berkumpul, serta tradisi berbagi dan mempersiapkan kebutuhan ibadah maupun lebaran semakin semarak. Momentum inilah yang turut menghadirkan keberkahan ekonomi.

“Ramadhan adalah bulan yang luar biasa. Selain meningkatkan kualitas ibadah, bulan ini juga membuka pintu-pintu rezeki. Saudara-saudara kita yang berjualan makanan berbuka, pakaian, kue lebaran, hingga berbagai kebutuhan rumah tangga turut merasakan keberkahannya,” ungkapnya.

Menurutnya, geliat ekonomi selama Ramadhan menjadi bukti bahwa Islam mendorong keseimbangan antara ibadah spiritual dan ikhtiar duniawi. Para pelaku UMKM memanfaatkan momen ini dengan menjajakan aneka takjil, hidangan berbuka, busana muslim, hingga perabot rumah tangga yang banyak dibutuhkan menjelang Idul Fitri.

Keramaian pasar serta meningkatnya daya beli masyarakat menjadi harapan tersendiri bagi pedagang kecil. Ramadhan bukan sekadar bulan menahan lapar dan dahaga, tetapi juga bulan berbagi, saling menguatkan, dan menggerakkan roda perekonomian umat.

Di akhir penyampaiannya, Kepala Madrasah mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut Ramadhan dengan penuh kebahagiaan dan rasa syukur.

“Berbahagialah selalu dalam menyambut Ramadhan, karena keberkahannya sungguh luar biasa. Semoga setiap usaha yang dilakukan menjadi bagian dari ibadah dan mendatangkan rezeki yang halal serta penuh keberkahan,” tutupnya.

Semangat Ramadhan menjadi pengingat bahwa di balik setiap kesungguhan dan kerja keras, Allah SWT telah menyiapkan keberkahan bagi siapa saja yang berikhtiar dengan niat yang baik, sehingga keseimbangan antara ibadah dan usaha dapat berjalan selaras dalam kehidupan masyarakat.

(Amanatus Saniah/Edwinsya)

 

Sumber: kemenagrejanglebong.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here