UKM Terkendala Bahasa

0
691

BANDUNG, (PRLM).- Pengamat Ekonomi Acuviarta Kartabi mengatakan dari identifikasi yang dilakukan adalah sejumlah persoalan yang paling sering dihadapi pelaku UKM tatkala hendak menembus pasar ekspor. Persoalan tersebut diantaranya kendala bahasa dan kemampuan didalam memasarkan sehingga banyak dari pelaku usaha yang masih memanfaatkan pihak ketiga. Sementara, disisi lain nilai ekonomi yang diterima pelaku UKM masih belum optimal.

Hal tersebut terungkap dalam Forum Koordinasi Industri dan Perdagangan Jawa Barat dengan kabupaten/kota, di Bandung, Kamis (12/3/2015).

Acu mencontohkan minyak atsiri yang dijual salah seorang perajin dipatok di harga Rp 8-9 juta. Sedangkan, di pasaran produk tersebut dibandrol hingga Rp 16 juta. Setelah berkomunikasi, permasalahan bahasa menyebabkan perajin bersangkutan tidak percaya diri untuk langsung menggarap pasar ekspor.

“Oleh karena itulah, keberadaan pusat yang terdiri dari berbagai ahli yang kompeten dibidangnya akan sangat membantu. Fasilitas tersebut bertugas untuk mempromosikan dan memasarkan produk tersebut,” katanya.

Sumber: pikiran-rakyat.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here