
BANGKA — Sosok Nona sudah tak asing lagi di kalangan pedagang kecil yang ada di kabupaten Bangka Tengah.
Ia pun dikenal sebagai seorang pengepul produk ukm yang cukup gesit dalam hal pemasaran.
Alasan Nona menekuni aktifitas ini cukup sederhana, karena produk ukm khas Bangka Tengah punya keistimewaan dan berbeda dari yang lain, sehingga sangat disayangkan jika tidak mampu berkembang gara-gara pemasaran.
Nah, berawal dari situ pula Nona tergerak membuka toko oleh-oleh khas Bangka Tengah yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Berok, Bangka Tengah.
Nona bercerita awal-awal sebagai penampung produk ukm dirinya pernah rugi dikarenakan barang tidak laku dan akhirnya lapuk.
Tanpa kata menyerah, barang-barang yang sudah tidak layak lagi dimakan ia buang tanpa dikembalikan kepada ukm.
“Karena kasihan mereka pasti rugi. Dari situ saya berpikir keras bagaimana caranya produk ukm ini bisa maju. Akhirnya saya bertemu bupati untuk menyuarakan uneg-uneg saya,” tuturnya.
Lanjut Nona, ia pun menyarankan agar pns Bateng yang ingin membeli oleh-oleh harus membeli produk ukm Bangka Tengah, dan setiap ada acara minumnya sirup jeruk kunci.
“Saya menyarankan seperti itu sehingga uangnya akan masuk dan berputar ke kita juga. Nah setelah diterima dan berjalan lambat laun produk ukm kita mulai berkembang hingga sekarang,” ujar honorer bagian penyuluh lapangan ukm dan koperasi Bateng ini.
Sukses mengelola toko snack dan oleh-oleh, Nona juga dipercaya sebagai koordinator even pameran dan koordinator Galeri UKM Bangka Tengah yang berada di pusat retail Giant. Nona menyebutkan omset snack khas Bateng yang diperoleh sejak buka di Giant tidak main-main yaitu sebesar Rp 80 juta. Sedangkan di setiap even pameran bisa meraup omset Rp 27 juta.
“Pangsa pasar snack khas Bateng ini luar biasa,” ungkapnya.
Seperti produk andalan madu pelawan, getas cumi, kemplang cumi, rusip, terasi bubuk, teh gaharu, sirup jeruk kunci dan masih banyak lagi yang sangat diminati konsumen.
Untuk memberikan pelayanan lebih, pihaknya kata Nona menyiapkan layanan antar ke hotel bagi tamu dari luar.
Lebih lanjut Nona mengungkapkan untuk mengembangkan ukm dalam waktu dekat akan dibuka galeri khusus anak-anak membatik.
“Bangka Tengah lagi gencar-gencarnya mempromosikan batik khas Bangka Tengah, dan kita bersyukur dari pihak Giant juga mensupport program ini,” ujarnya.
Sumber: Tribunnews.com

























