Menyulap Belut Jadi Camilan Bergizi Tinggi

0
997
Salah satu produk keripik belut buatan Suwarmi (Foto: Bisnis.com)

JAKARTA –Rasa belut yang manis dan gurih, membuat kini semakin banyak diolah oleh para pelaku usaha. Konsumen juga mulai memburu produknya karena mulai menyadari nilai kandungan gizi dalam belut yang tinggi, antara lain protein dan magnesium.

Belut adalah ikan yang berbentuk panjang dengan tekstur yang begitu licin dan sekilas terlihat seperti ular. Sekilas bentuknya mirip dengan ikan sidat, tetapi keduanya berbeda. Belut tidak memiliki sirip dan sisik, sementara sidat masih memiliki sirip yang jelas dan sisik kecil.

Dari beberapa jenis belut, yang paling populer dan digemari adalah belut sawah yang biasanya dikenal dengan Moa. Ketika diolah, misalnya digoreng, rasanya sangat gurih.

Salah satu pelaku usaha yang menggeluti bisnis pengolahan belut yakni Suwarmi, yang membuat belut menjadi camilan gurih dan renyah. Pada Agustus lalu, usahanya diganjar penghargaan UMKM Pengolah Terbaik se-provinsi Yogyakarta dalam event Dinas Kelautan dan Perikanan Yogyakarta.

Perempuan 46 tahun ini membuat keripik belut dengan merek Sari Rasa yang berpusat di Sleman, Yogyakarta. Usahanya dijalankan bersama dengan keluarganya, termasuk suaminya Suwandi dan kedua anak-anaknya, yakni Novianti dan Muhammad Rizki.

Kedua anak-anaknya berfokus mengurusi bagian pemasaran dan mencari pelanggan, sementara Sumarmi dan suaminya lebih berfokus pada bagian produksi.

Sumber: Bisnis.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here