Membangun Brand Experince Dengan AI: Antara Manusia VS Robot

0
287
Membangun Brand Experince Dengan AI: Antara Manusia VS Robot

rumahukm.com Brand Experience yang berkesan merupakan faktor sangat penting di bidang sektor jasa (Khan & Fatma, 2017).

Oleh sebab itu, pelaku usaha sektor jasa terus-menerus berusaha untuk mengembangkan keunggulan kompetitif dengan cara menciptakan pengalaman yang tak terlupakan yang memupuk Brand Loyalty (Hwang & Lee, 2018).

Salah satu upaya untuk menciptakan pengalaman baru dengan memanfaatkan robot yang mungkin disukai konsumen kekinian. Penggunan robot dalam operasional layanan membuat layanan bekerja secara otomatis dan memberikan customer experience yang unik (Belanche et al., 2020). Disamping itu, penggunaan robot memberikan keunggulan kompetitif dibanding pesaing.

Industri perkopian merupakan sektor jasa yang menggunakan robot dalam memberikan pelayanan kepada konsumen berupa robot barista.  Robot barista dianggap sebagai disruptive technology yang luar biasa (Sung & Jeon, 2020).

Cafe X yang merupakan “robot coffee chain” yang mampu melayani  10 pesanan secara bersamaan dalam hitungan menit (Blum, 2019). Atau, barista robot di Briggo Coffee Hauses yang mampu menyediakan secangkir espresso gourmet yang sempurna bagi pelanggan yang sensitive-time (Holley, 2019).

Kehadiran Robot barista menimbukan perdebatan apakah robot-robot ini akan menggantikan profesi barista yang ada saat ini. Oleh sebab itu, Hwang (2021) melakukan studi untuk melihat pengaruh penggunaan robot barista untuk menciptakan Brand Experience baik dari sisi utilitarian (fungsional) dan hedonis (emosional)

Studi Hwang (2021) menemukan bahwa nilai hedonis (berupa kebahagiaan dan kenikmatan) memiliki pengaruh lebih besar terhadap Brand Experience yang berkesan dibanding nilai utilitarian (berupa rasa, variasi menu dan harga). Hasil ini menunjukkan bahwa brand experience yang berkesan terbentuk saat konsumen berinteraksi dengan manusia bukan dengan robot barista. Oleh karena itu orang umumnya suka minum kopi pada momen-momen yang menyenangkan dan santai.

Selain itu, Hwang (2021) menemukan bahwa konsumen saat ini merasa kopi yang dibuat robot barista tidak terlalu berbeda jauh dengan yang dihasilkan mesin kopi meski secara fitur robot barista lebih canggih.

Meski demikian, robot barista memiliki keunggulan pada aspek nilai utilitarian yang mampu menghasilkan kopi yang ‘sempurna’ dalam waktu yang singkat. Begitu besarnya pengaruh AI yang mampu mempengaruhi sektor jasa terutama pada industri perkopian, maka “Indonesia Spicing the World” yang ke-5 mengusung “MANFAAT AI BUAT UKM” agar UKM dapat mengoptimalkan penggunaan AI dalam mengelola Brand mereka sehingga mampu bersaing di pasar internasional.

Even “Indonesia Spicing the World”  yang diselenggarakan tanggal 24 Agustus 2023 kemarin di Jakarta menghadirkan pakar dan pelaku UKM:

YUSWOHADY: “Apakah AI akan membangkitkan FOMO”

BUDI ISMAN: “Perlunya CEO memahami AI”

DION SUBIAKTO: “Pinball Marketing Berlaku buat UKM”

KRIS MOERWANTO:”Perubahan Customer Behavior di era AI”

Pada even ini Launching Kitab “Bisa Bikin Brand 1” yang ditulis Pak Bi sebagai panduan UKM membangun Brand.

Informasi lebih lanjut tentang Even “Indonesia Spicing The World” ke-5 follow  akun IG @subiakto@dwitasoewarno@indonesiabisabikinbrand@indonesiaspicingtheworld@rumahukmcom

Ini saatnya Indonesia “Membumbui Dunia dengan Produk Lokal Indonesia

Kreasi Anak Bangsa, Cita rasa untuk Dunia

Cita Rasa Dunia … Indonesia

Lebih lanjut, untuk mendapatkan inspirasi dan insight membangun bisnis yang sustainable dan profitable bisa langsung ke website subiakto.comindonesiaspicingtheworld.com dan rumahukm.com  serta  subscribe channel Youtube pak Subiakto di Subiakto Official.

Penulis: JF Sebayang

@jfsebayang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here