Alasan di Balik Kenapa Produkmu Tidak Dicari

0
3
Alasan di Balik Kenapa Produkmu Tidak Dicari

rumahukm.com Pernah bertanya-tanya kenapa produk yang kualitasnya bagus belum tentu menjadi pilihan konsumen? Kita mungkin sudah menjelaskan bahan terbaik, proses produksi, dan berbagai keunggulannya. Namun, apakah semua itu memang menjadi alasan orang membeli?

Dalam 15 magnet brand yang sering dijelaskan Pak Bi @subiakto, product insight mengajak kita memahami produk dari perspektif konsumen. Pemikiran ini sejalan dengan pendekatan customer value dari Philip Kotler, yang menekankan pentingnya nilai yang dirasakan konsumen. Konsumen mempertimbangkan manfaat yang mereka peroleh dibandingkan dengan biaya, usaha, dan pengorbanan yang harus dikeluarkan.

Misalnya, sebuah brand tas kerja menawarkan material premium dan jahitan berkualitas. Namun, konsumen bisa jadi memilihnya karena ingin tampil profesional, merasa lebih percaya diri, atau membutuhkan tas yang praktis untuk mobilitas sehari-hari. Fitur produk tetap penting, tetapi makna dan manfaat yang dirasakan konsumen ikut memengaruhi keputusan pembelian.

Di sinilah kita perlu berpikir ulang dan mengevaluasi cara berkomunikasi. Jangan hanya bertanya apa keunggulan produk kita, gali juga alasan konsumen memilihnya, situasi yang mereka hadapi, dan kebutuhan yang ingin mereka penuhi. Sebab, semakin kita memahami konsumen, semakin relevan nilai yang bisa kita tawarkan.

Kamu ingin belajar tentang branding dan mengubah mindset-mu tentang bisnis? Ikuti Workshop BBB berikutnya dan pantau tanggalnya. Sudah saatnya kamu punya bisnis dengan branding yang lebih powerful serta memahami lebih dalam siapa konsumenmu.

 

Penulis: Mayangwangi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here