Value as “What Buyers are Willing to Pay” (Porter, 1985) .
Dapat “Ilmu Mahal” dari Instagram Live Pak @subiakto, yang mengulas tentang “Benefit vs Value; USP vs UVP” .
Produk Brand kita sebaiknya memiliki :
(1) Physical Benefit;
(2) Emotional Benefit;
(3) Emotional Value
(4) Emotional Value
Insight ini melengkapi penjelasan Pak Bi tentang membangun Brand dengan menambahkan Produk dengan kata “Yang” … Add Value. . Add Value yang ditambahkan sebaiknya memadukan antara “Physical dan Emotional” dan “Benefit dan Value” .
Meski butuh waktu untuk memahami “Insight” ini, tapi kita harus bisa menerapkan pada Produk Brand kita agar menjadi “UMKM yang Monopoli” .
“In Product Development, We are constantly Trying New Ideas and We Rely on Rapid Feedback …” (Donald G. Reinertsen, 2009) .

























