Pangkalpinang: Usaha kecil menengah (UKM) sektor pengolahan hasil perikanan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyerap 5.508 pekerja selama 2014. UKM tersebut berhasil menekan angka pengangguran dan kemiskinan.
“Pada tahun ini diperkirakan jumlah tenaga kerja di pengolahan hasil perikanan akan terus meningkat karena pertumbuhan pada sektor ini yang berkembang pesat,” kata Kabid Bina Usaha dan Pemasaran Dinas Kelautan dan Perikanan Kepulauan Babel Harun di Pangkalpinang, Jumat (26/6/2015).
Ia menyebutkan sebanyak 5.508 tenaga kerja terdapat 1.648 unit UKM pengolahan hasil perikanan ini tersebar di kabupaten/kota dengan perincian Kabupaten Bangka sebanyak 414 orang, Bangka Barat sebanyak 724 orang, dan Bangka Tengah sebanyak 559 orang.
Selanjutnya, jumlah tenaga kerja pengolahan perikanan di Kabupaten Bangka Selatan sebanyak 1.306 orang, Belitung 1.224 orang, Belitung Timur 357 orang, dan Kota Pangkalpinang 924 orang.
“Saat ini, kami belum menerima laporan atau menemukan UKM yang memberhentikan pekerjanya, seperti yang terjadi di usaha timah dan perkebunan, memberhentikan pekerjanya sebagai dampak anjloknya harga timah dan hasil perkebunan,” ujarnya.
Sementara itu jumlah unit pemasaran ikan mencapai 2.300 unit dengan jumlah tenaga pemasaran perikanan mencapai 4.663 orang.
Sebanyak 4.663 orang tenaga pemasaran perikanan ini tersebar di kabupaten/kota dengan rincian Kabupaten Bangka 442 orang, Bangka Barat 599 orang, Bangka Selatan sebanyak 623 orang, Belitung 1.000 orang, Belitung Timur 494 orang, dan Kota Pangkalpinang 1.514 orang.
Sumber: metrotvnews.com






























