Menkeu: Kredit Usaha Rakyat Tak Sentuh Pengusaha Kecil

0
744

“KUR sistemnya sudah bagus, hanya sasarannya saja yang salah.”

VIVA.co.id – Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menilai bahwa program kredit usaha rakyat (KUR) yang selama ini dijalankan oleh pemerintah tidak tepat sasaran.

Hal tersebut, karena bantuan untuk rakyat atau pengusaha kecil itu tidak menyentuh beberapa sasaran yang seharusnya pantas mendapatkan bantuan.

“KUR sistemnya sudah bagus, hanya sasarannya saja yang salah, jadi ada produksi yang kadang-kadang terlupa, salah satunya petani, petani harusnya disebut UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah), KUR kan untuk pengusaha kecil. KUR selama ini tidak menyentuh petani, nelayan, dan industri kecil,” kata Bambang, dalam acara bertajuk Jakarta Food Security Summit di JCC yang diselenggarakan Kamar Dagang Indonesia (Kadin), Jumat 13 Februari 2015.

Dia menuturkan, komitmennya untuk menanggulangi permasalahan kemiskinanan di Indonesia. Salah satunya, dengan membenahi sistem KUR tersebut yang diharapkan bisa membantu rakyat kecil.

“KUR itu kredit yang diharapkan bisa membantu UMKM, termasuk di dalamnya pertanian, jadi penerimanya nanti bisa kepada kelompok tani. Hendaknya kita membina pedagang kecil seperti petani, jangan nanti kita cuma bikin kredit di sektor perdagangan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Bambang mengatakan, akan terus mendukung UMKM, melakukan penanggulangan kemiskinan, terutama pertanian.

Dia juga mengatakan, akan membuat program yang lebih mudah. “Kami juga bisa berikan subsidi langsung, data akurat bisa cash langsung,” ungkapnya.

Saat ini, ujarnya, subsidi pangan mengalahkan subsidi bahan bakar minyak (BBM). Menurutnya, fenomena ini pertama kali dalam sejarah Indonesia.

“Skema akan terus kami kembangkan, apakah program (KUR) ini akan diperbesar, kami kaji apa kelemahannya. Targetnya, 2016 kami memiliki kredit yang tepat sasaran, itulah yang dibutuhkan oleh petani,” papar dia.

Sumber: viva.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here