Masih Banyak Jajanan Sekolah di Jakarta yang Berbahaya

0
808

JAKARTA, KOMPAS.com – Para orangtua dan keluarga masih harus waspada dengan jajanan sekolah yang biasanya dijual oleh pedagang-pedagang kaki lima. Sebab data Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (POM) DKI Jakarta menunjukkan makanan yang tidak sehat sebagian besar berasal dari jajanan di sekolah.

“Kami ada lakukan penelitian dengan sampling 420 jajanan sekolah dasar (SD). 20 persennya itu ternyata jajanan tidak sehat,” kata Kepala Balai Besar POM DKI Dewi Prawitasari kepada Kompas.com, Rabu (28/1/2015).

Penelitian yang dilakukan di tahun 2014 itu mengambil sample SD yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta. Ukuran tidak sehat yang ditentukan dalam penelitian tersebut adalah jajanan-jajanan yang mengandung bahan berbahaya seperti boraks, formalin, dan bahan-bahan berbahaya lainnya.

Untuk itu, kata Dewi, dia telah melaporkan temuan-temuan tersebut kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat pada hari ini. Nantinya, akan ada penyuluhan-penyuluhan yang dilakukan sebagai langkah preventif atau pencegahan agar murid sekolah tidak jajan sembarangan lagi.

Selain itu, pedagang-pedagang yang ketahuan masih menjual produk yang tidak sehat, akan dikenai sanksi Pemerintah Provinsi DKI. Namun belum dijelaskan apa bentuk sanksinya karena masih dalam tahap pembahasan.

Balai Besar POM juga akan berkoordinasi dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI terkait pedagang-pedagang yang menjual produk jajanan.

Kepada mereka, juga akan diberikan berbagai macam bentuk sosialisasi agar dagangannya bisa sehat dan higienis. “Itu sudah instruksi dari Pak Gubernur, jajanan harus sehat dan bersih,” tambah Dewi.

Sumber: kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here