Kadin: UKM Harus Kuat Sebelum MEA Datang

0
796

Metrotvnews.com, Jakarta: Perdagangan bebas antarnegara anggota ASEAN dan Tiongkok membuat Indonesia punya tugas besar. Pasalnya, sebagai negara dengan penduduk terbanyak di ASEAN, Indonesia menjadi sasaran empuk negara-negara lain untuk menyerbu pasar Tanah Air.

Ketua Komite Bidang Riset dan Pengembangan Industri Kreatif Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Sutrisno Iwantono mengatakan, industri dan usaha kecil menengah (UKM) dalam negeri harus kuat terlebih dahulu sebelum perdagangan bebas dimulai. Menurut dia, yang paling utama diperkuat saat ini adalah UKM.

“Ada empat cara untuk memperkuat UKM dalam negeri. Pertama, produk UKM harus konsisten, yakni, toko UKM itu jangan bagus di awal dan kemudian kualitasnya turun. Harus konsisten,” ucap Sutrisno dalam acara Gathering Pemasaran, di kantor Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM), Jalan HR Rasuna Said Kav 3-4, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (19/3/2015).

Sedangkan kedua, lanjut dia, adalah soal harga. Harga merupakan pemasaran yang paling menggiurkan konsumen, dan hal ini yang menjadi senjata utama negara lain untuk menyerbu pasar Indonesia, utamanya Tiongkok yang menjual produk dengan harga miring.

“Harga menjadi persoalan utama, karena Tiongkok itu punya produk dengan harga murah. Usulan saya tolong bantu UKM agar bisa produksi dengan harga yang murah. Pemerintah jangan dikejar pajak yang sulit untuk dijual dan bersaing,” ujar dia.

Ketiga, sambung Sutrisno, adalah keberlanjutan suplai. Jika permintaan terus meningkat, membuat UKM harus memperbesar usaha. Hal ini yang harus diperhatikan, karena permintaan bukan berasal dari satu negara saja. Terakhir yang harus diperhatikan para UKM untuk dapat bersaing adalah penyelesaian komplain konsumen. Hal ini penting mengingat kepuasan konsumen adalah yang paling utama diperhatikan agar produk UKM dapat bertahan bahkan meluas ke semua penjuru dunia.

“Empat hal praktis ini perlu dikembangkan oleh internal UKM. Selain itu pemerintah melalui kementerian harus memberi kebijakan yang tepat agar dapat membantu UKM dari gempuran pasar global,” pungkas Sutrisno.

Sumber: Metrotvnews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here