BANTUL – Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) kembali menggelar rangkaian kegiatan pameran, seminar dan workshop. Kali ini mereka mengangkat tema Ekspos Kemitraan Koperasi dengan BUMN dan BUMS diadakan di Daerah Istimewa Yogyakarta, Semarang, Batam, Pontianak, Surabaya dan Malang.
Ketua Dekopin DIY, Syahbenol Hasibuan mengatakan Dekopin memiliki peran dalam pembangunan nasional. Maka mereka ingin memberikan salah satu acara yang bisa menarik langsung buyer dari luar negeri atau domestik.
“Kami tetap akan mengangkat tema berasaskan kekeluargaan bagi badan usaha miliki negara (BUMN) dan badan usaha milik swasta (BUMS) dan usaha kecil menengah. Untuk itu ketiganya mampu memainkan peran maksimal bagi kesejahteraan yang berkeadilan bagi seluruh rakyat,” kata Syahbenol saat jumpa pers di JEC, Kamis (1/10)
Melalui kegiatan bulan expo ini, Dekopin mau mengangkat produk koperasi di seluruh Indonesia. Tujuan kegiatan ekspos kemitraan koperasi dengan BUMN dan BUMS di DIY pada 9-13 Oktober 2015 adalah menampilkan bentuk kemitraan antara koperasi dan UKM dengan BUMN/BUMS lain.
“Kami berharap dengan expo ini nantinya memacu peningkatan jumlah koperasi dan UKM yang bermitra dengan BUMN/BUMS. Juga makin meningkatkan kualitas kemitraan koperasi dan UKM dengan BUMN/BUMS,” kata Syahbeno.
Ketua Harian Dekopin, Agung Sudjatmiko, mengatakan, BUMN/BUMS membutuhkan koperasi untuk menjamin kontinyuitas serapan hasil produksi anggotanya. Hal itulah yang membuat hubungan kemitraan menjadi menguntungkan kedua belah pihak yang bermitra dan etika bisnis kemitraan juga dipenuhi dengan baik.
“Kami menargetkan acara ini bisa seperti tahun lalu dengan nilai transaksi mencapai Rp1,8 Miliar dengan target pengunjung 40.000. kami ada 300 stand yang diisi para pemilik usaha kreatif di DIY,” kata Agung.
Ketua Kadin DIY, GKR Mangkubumi mengaku memberukan support besar untuk terselenggaranya pameran ini. Pasalnya pameran ini bisa menjadi pendorong eksport produk ke luar negeri.
“Tapi jangan lupakan pasar dalam negeri juga. Kita tetap harus membudayakan mencintai produk sendiri,” kata GKR Mangkubumi.
Sumber: harianjogja.com

























