Banyak orang yang memulai usahanya dari sebuah hobi. Salah satunya Dyah Kentjana Dewi yang merupakan Owner d’cade craft, pemilik usaha kerajinan tangan ini.
Wanita berhijab yang memulai usahanya sejak 2010 silam ini menuturkan, hobinya itu tidak lepas dari peran orangtuanya yang juga memiliki keahlian membuat berbagai kerajinan tangan.
Awalnya Dyah hanya menjalani hobi membuat sulam pita sebelum menjadi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) seperti sekarang ini.
Namun demikian, lama kelamaan ia mulai bisa membuat kerajinan tangan lain jenis aksesoris dan handycraf seperti bros, cincin, tempat tisu, decopage serta beberapa kerajinan tangan lainnya.
“Alhamdulillah berawal dari membuat sulam pita bisa menjadi pelaku UKM seperti sekarang,” tuturnya saat berbincang dengan Radar Bekasi.
Dyah yang memiliki toko di Mega Bekasi Hypermal (MBH) tersebut terus mengembangkan produk kerajinan tangan, dan tidak butuh waktu lama. Saat ini berbagai produknya sudah tersebar di beberapa wilayah di Indonesia, bahkan sampai Australia.
“Prospek kerajinan tangan itu sangat potensial,” terang Dyah.
Sumber: Gobekasi.pojoksatu.id





























