JAKARTA – Sekitar 30 pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) akan ambil bagian dalam pameran Indonesia Quality Expo (IQE) 2015. Acara yang berlangsung pada 9 hingga 10 November 2015 ini menjadi event dan wahana yang tepat bagi stakeholder untuk berbagi informasi terkait standardisasi.
“Para peserta sekaligus bisa saling berpromosi, serta menyatukan langkah bersama dalam mengangkat produk nasional Indonesia agar mampu berjaya di negeri sendiri maupun di pasar Asia Tenggara,” kata Kepala Biro Hukum, Organisasi dan Humas BSN Budi Rahardjo dalam siaran persnya, kemarin.
Menurutnya pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 pada 1 Januari 2016, yang tinggal hitungan bulan akan membuat Indonesia akan menghadapi situasi dimana barang, jasa, tenaga kerja, modal, serta investasi mengalir bebas keluar masuk dari Indonesia ke negara-negara ASEAN atau sebaliknya. Era yang semakin bebas di kawasan ASEAN ini disatu sisi dapat menjadi peluang bagi pelaku usaha di Indonesia untuk menguasai pasar ASEAN mengingat potensi produk unggulan dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas yang begitu besar.
Tetapi, kata Budi, ini bisa diraih apabila pelaku usaha segera menyiapkan diri untuk menghasilkan produk yang berkualitas dan berdaya saing tinggi, yang tentunya juga didukung kebijakan pemerintah dan iklim usaha yang sehat.
Selain UKM, IQE yang rencananya dibuka oleh Menristek Dikti M Nasir tersebut juga akan melibatkan 30 instansi pemerintah dan swasta seperti PT. Pertamina Lubricants, Siemens, PT. Kencana Gemilang (Miyako), Petrokimia Gresik, Balai Sertifikasi Industri, serta Balai Metrologi Jakarta. Adapun dari UKM akan menampilkan berbagai produk berkualitas seperti alat pertanian, pangan, fashion, dan aneka kuliner nusantara.
Sejarah bulan Mutu Nasional itu sendiri dimulai sejak tahun 1991. Ketika itu, pada tanggal 5-7 Nopember 1991, di Jakarta, Presiden Republik Indonesia ke-2 Soeharto, menetapkan Bulan November sebagai Bulan Produktivitas dan Mutu Nasional. Ketetapan itu sebagai Hasil Konvensi Nasional Standardisasi dan Penerapan Pengendalian Mutu yang diselenggarakan oleh Dewan Standardisasi Nasional (DSN, sekarang BSN) dan Kementerian Tenaga Kerja.
Sejak berdiri tahun 1997, BSN setiap tahun memperingati Bulan Mutu Nasional yang dikaitkan dengan Hari Standar Dunia yang jatuh pada tanggal 14 Oktober. Pada peringatan Bulan Mutu Nasional dan Hari Standar Dunia tahun 2010, Wapres Budiono mencanangkan Gerakan Nasional Penerapan SNI (GENAP SNI) sebagai suatu gerakan untuk meningkatkan mutu produk dan perlindungan kepada konsumen serta industri dalam negeri untuk menghadapi era pasar global.
Sumber: Poskotanews.com





























