Mau keluar dari Perang Harga?

0
14
Mau keluar dari Perang Harga

Mungkin masalahnya bukan di harga.

Mungkin produk kita bukan kemahalan. Tapi maknanya yang belum kelihatan.

Kalau konsumen hanya melihat barangnya, dia akan membandingkan harganya. Tapi kalau konsumen melihat produk anda diperlukan buat kebiasaan sehari-hari dan kenapa produk itu penting buat hidupnya, dia mulai membandingkan nilai.

Seperti ngopi setiap ngantuk, maka produk itu dibeli setiap kali ngantuk. Dan karena ngantuk itu bisa berkali kali dalam sehari orang bisa ngopi berkali kali.

Di situlah branding bekerja.
Branding bikin orang merasa, “Saya pilih yang ini, karena ini cocok buat saya.”

Perang harga terjadi ketika semua terlihat sama.

Hari ini Produk sama. Janji sama. Cara jualan sama. Bahkan diskonnya pun sama.

Maka tugas kita bukan sekadar jual lebih murah. Tugas kita adalah membuat konsumen melihat perbedaan yang berarti.

Karena itu Merek yang kuat tidak ikut perang harga. Merek yang kuat menciptakan Brand sebagai alasan untuk dipilih.

Ingat, kalau Anda tidak membangun value, pasar akan memaksa Anda bermain harga.

Dan kalau sudah masuk perang harga, yang menang bukan yang paling murah,
Yang menang bukan anda, saingan anda pun kalah. Karena kalau anda murah, orang cari yang lebih murah. Kalau saingan anda murah orang cari yang lebih murah lagi.

Alihkan fokus orang kepada siapa dibalik produk kamu.

Bangunlah personal Brand

Jadi masih mau perang harga?

 

Subiakto, CBS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here