Indonesia Masih Impor Garam dari Singapura Hingga Australia

0
903

Jakarta -Indonesia memang harusnya berbangga sebagai negara kepulauan dengan luasnya laut yang dimiliki. Keunggulan ini seharusnya dimanfaatkan dengan optimal, salah satu carannya dengan memproduksi garam.

Kondisinya sekarang‎, kebutuhan garam di dalam negeri masih mengandalkan impor. Tercatat pada April 2015, garam yang diimpor mencapai 95.164 ton atau setara dengan US$ 4,5 juta.

Demikianlah data yang dilaporkan Badan Pusat Statistik (BPS), dikutip detikFinance, Jumat (5/6/2015)

Sementara itu pada periode Januari – April 2015, impor garam mencapai 486.509 ton atau US$ 21,8 juta. Memang jauh lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu, yang sebesar 858.971 ton atau US$ 39,9 juta.

Berikut negara asal impor garam:

Australia 47.235 ton atau US$ 2,3 juta
India 47362 ton atau US$ 1,9 juta
Selandia Baru 552 ton atau US$ 223 ribu
Singapura 4,1 ton atau US$ 20 ribu
Negara lainnya 11,4 ton atau US$ 6.382

Sumber: Detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here