
SURYA.co.id | SURABAYA – Surabaya bakal punya taman gantung macam di New York? Itulah mimpi Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.
Lulusan ITS ini memaparkan, angannya itu akan diwujudkan di jembatan Tunjungan Centre yang sudah lama mangkrak. “Di sini akan dirombak sedikit. Kaca ini akan dihilangkan sehingga pandangannya terbuka,” papar Risma usai meresmikan Museum Surabaya, Minggu (3/5/2015).
Ditambahkan pula, di salah satu sisi jembatan di lantai dua Tunjungan Centre itu nanti akan dihiasi aneka tanaman. “Masak New York saja yang punya taman gantung,” celetuknya optimistis.
Di lantai yang sama, lanjut Risma, akan disiapkan area untuk stan-stan UKM memajang karyanya. Stan UKM itu akan bersebelahan dengan kafe yang bisa dimanfaatkan pengunjung berwisata kuliner.
Masih di lantai dua, di sudut yang lain, digunakan untuk Kantor Dinas Pariwisata Kota Surabaya. “Segala informasi mengenai agenda dan objek wisata Surabaya bisa diperoleh di sini,” ungkap Risma.
Museum Surabaya menempati bekas pertokoan Siola yang kini berganti nama menjadi Tunjungan City. Di bagian depan diletakkan lokomotif kuno yang masih berwarna hitam.
Di bagian dalam ada sejumlah moda transportasi yang pernah ada di Surabaya, diantaranya adalah bemo (becak motor), bajaj, serta becak pagi dan becak malam. Ada pula alat-alat kesehatan bantuan Rumah Sakit Katolik St. Vincentius a Paulo.
Sumber: Surya.co.id




























