rumahukm.com Pangsa pasar Televisi Eropa sudah didominasi POLYTRON berkat brand/ value yang mendisrupsi yang disampaikan lewat tagline “TV Eropa harga Jepang”.
Rupanya televisi buatan Jepang dan asembling lokal menyerang balik dengan merek Fujitec lah, apatec lah seolah Televisi Jepang versi murah.
Akhirnya polytron mengeluarkan fighting brand buat melindungi pamgsa pasarnya. Dengan merek DIGITEC.
Supaya diterima di pasar televisi Jepang saya kasih nicked name NINJA. Jadi DIGITEC NINJA.
Yang kemudian begitu keluar versi 20 inchinya dikasih nama DIGITEC SUMO hahaha.
Ada peristiwa licu waktu shooting filmnya. Adegan ibu ibu mau beli DIGITEC NINJA. Masalahnya talent penjaga tokonya terlalu ganteng.
Sebagai sutradara saya jadi pusing.
Alhamdulillah ada crew lighting Film istilahnya tukang gulung kabel dengan muka lucu dan unik (mudah dikenal) lewat depan saya. Saya tanya “Siapa Namamu?” “Bagus pak” “Mau main jadi pelayan toko?” “Mau pak” “Bisa?”. “Sana ganti baju dan makeup”
Singkat kata dia dengan mukanya yang lucu masuk set dan … “Digitec memang moooy”.
Gak sampai sebulan tayang di televisi langsung “Boom” VIRAAAAL. kata anak jaman sekarang berkat actingnya yang surprisingly “Lucu”.
Dan client pun tidak berhenti tertawa sepanjang proses shooting film menertawakan bukan cuma ‘actingnya’ tapi juga angka salesnya yang tiba tiba melonjak.
Komen lanjut kan kalau mau saya cerita tagline selanjutnya.
Subiakto,CBS
(Bersambung)



























