APA KATA MEREKA YANG MENGIKUTI WORKSHOP OFFLINE EKSKLUSIF BISA BIKIN BRAND PERTAMA?

0
19
PARA PESERTA WORKSHOP OFFLINE EKSKLUSIF BISA BIKIN BRAND

Workshop offline eksklusif Bisa Bikin Brand pertama kali diadakan pada 28-29 Juni 2022 di Ramayana Terrace (Pelataran Ramayana) Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat.

Di hari pertama workshop, peserta mempelajari evolusi marketing dari Marketing 1.0 ke Marketing 4.0, lalu mengulik brand milik mereka sendiri menggunakan 15 Langkah Magnet Branding di hari kedua. Pengalaman mengikuti workshop offline eksklusif Bisa Bikin Brand diikuti oleh beberapa peserta yang belum pernah mengikuti workshop Pak Bi sebelumnya, dan tentunya meninggalkan kesan yang mendalam bagi mereka.

Foto bersama para peserta Workshop Bisa Bikin Brand

Tim Bisa Bikin Brand bertanya kepada empat peserta workshop offline eksklusif tentang apa yang mereka dapatkan selama dua hari workshop. Couplepreneur Icha dan Dedi mengatakan kalau mereka mendapatkan banyak sekali ilmu dari workshop offline eksklusif Bisa Bikin Brand.

“Walaupun pesertanya banyakan dari generasi millennial, atau baby boomers, kami sendiri kayaknya yang generasi Z di sini. Tapi [ilmunya] masih relate, masih relevan dengan yang kami perlukan dalam membuat brand yang sedang kami canangkan,” kata Icha.

Sufia Bintari dari Confetti Sprei Kaos merasa kalau materi dari Pak Bi yang ia dapatkan selama workshop offline ini membuka wawasannya tentang brand.

“Selama ini yang namanya brand itu apa, seperti apa, saya masih ngarang-ngarang. Sekarang rasanya saya sudah kebayang nih saya harus bikin tagline apa, lalu value apa yang saya perkuat dengan brand saya ini. Pokoknya jadi semangat, deh,” kata Bintari.

Masuliah Azalia dari One Magic Official mempelajari bahwa yang namanya berbisnis itu bukanlah sekadar menjual produk.

“Setelah mengikuti workshop Bisa Bikin Brand dari Pak Bi, saya bisa langsung tahu atau kebuka lah, pengalaman saya atau pun sebelumnya yang saya tahu tentang bisnis cuma modal pengen buat produk, tapi ternyata banyak hal yang harus saya lengkapi. Ternyata untuk jualan produk itu nggak hanya produk, tapi juga banyak banget hal-hal yang dikerjain. Jadi saya ucapkan terima kasih kepada Pak Bi yang telah memberikan banyak banget ilmunya yang sangat bermanfaat bagi saya,” kata Masuliah.

Rania dari Bandung baru pertama kali mengikuti workshop Pak Bi. Awalnya, ia khawatir apakah ia bisa relate dengan Pak Bi, yang umurnya jauh di atasnya.

“Ternyata, apa yang aku dapetin di sini sangat luar biasa. Banyak banget hal yang aku kira aku sudah tahu, tapi ternyata banyak hal yang aku belum tahu. Semoga Pak Bi tetap sehat dan terus menularkan ilmu-ilmunya ke banyak orang, dan tetap up-to-date dengan anak-anak muda sekarang,” ujar Rania.

Sudah siapkah Anda mempelajari ilmu branding dan menggodok brand Anda bersama Pak Bi di workshop offline eksklusif Bisa Bikin Brand pada Senin, 19 September hingga Selasa, 20 September besok?

Penulis: Nadia VH

@nadiavetta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here