Menciptakan Diferensiasi Agar Stand-Out di Antara Seabrek Kompetitor

0
37
Menciptakan Diferensiasi Agar Stand-Out di Antara Seabrek Kompetitor

Kamu lagi membangun brand? Ingat kata Pak Bi, brand layak disebut brand kalo punya value

sebagai pembeda dengan yang lain. Kenapa mesti beda? Karena kalo sama aja, audiens gak

bakal menilai kamu sebagai sesuatu yang istimewa, alias standar aja, dan nggak menarik. Kalo

gak menarik, jangan harap mereka mau datang sama kamu. Terlebih customer zaman

sekarang cerdas dan tau banget apa yang mereka butuhkan dan inginkan. Tuntutan mereka

akan lebih tinggi. Dan kamu, sebagai business owner, mesti nangkep ini jadi suatu peluang.

That’s why you have to be different.

You have to build a special value.

You have to be stand-out in the crowd.

Biar apa? Biar bisnismu sustain lama. Berdiri tegak dalam jangka panjang. Seliar apapun

kompetitor-kompetitor di luar sana, kamu tetap kuat dan istimewa buat customer-mu. Karena

mereka tau kamu tetap yang terbaik dan sangat diandalkan. Maka, jadilah beda.

Coba ambil resiko untuk menampilkan hal baru dan gak biasa. Jangan cuma mengikuti formula

yang sudah ada di pasaran. Untuk bisa sukses, kamu harus bisa menantang diri sendiri

melakukan gebrakan yang beda dan out of the box.

Untuk menciptakan value, mulai dengan mindset ini: customer punya NEEDS and WANTS.

Poinnya disini, apakah produk kamu bisa meng-cover kedua hal ini? Gak cuma bisa memenuhi

kebutuhan, tapi juga mengabulkan keinginan customer. Makanya Philip Kotler akhirnya

mengkategorikan produk jadi 5 level:

CORE BENEFIT

Ini mengacu pada kebutuhan yang sangat mendasar, dimana merupakan produk yang

memenuhi kebutuhan paling primer dari konsumen.

Contoh: hotel menyediakan tempat menginap bagi mereka yang berada sedang melakukan

perjalanan.

GENERIC PRODUCT

Produk ini mampu memberikan benefit fisik yang sedikit lebih dari core benefit, tapi masih

nggak punya diferensiasi. Biasanya generic product masih berkutat sama persaingan harga

dibanding membangun brand equity.

Contoh: hotel menyediakan handuk dan kamar mandi.

EXPECTED PRODUCT

Ini mengacu pada produk yang sudah ditambahkan fitur tertentu yang bisa meng-cover

ekspektasi customer, tapi belum bisa dianggap punya diferensiasi spesial.

Contoh: hotel menyediakan fasilitas wifi.

 

AUGMENTED PRODUCT

Produk dengan variasi inovatif atau fitur ekstra, dimana jadi sebuah diferensiasi yang bisa

membuatnya stand out in the crowd. Ini dia yang dimaksud dengan produk yang punya

keistimewaan tersendiri.

Contoh: hotel punya fasilitas tour guide.

POTENTIAL PRODUCT

Ini serupa dengan augmented product, tapi yang sudah ditambah dengan improvement yang

bahkan relevan di masa mendatang untuk bisa konsisten memuaskan customer.

Contoh: hotel memberikan special gift dan privilege.

Sudah terbayang mau bikin produk seunik apa?

 

Penulis: Nungki Mayangwangi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here