Menkop UKM: Pelaku Usaha Mikro Harus Punya “Brand Value”

0
35
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki dalam acara Kopdar UMKM Nasional di SMESCO Exhibition, Jakarta, Jumat (26/8/2022).(KOMPAS.com/Haryantipuspasari)

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengatakan, para pelaku usaha mikro harus memiliki renacana bisnis (business plan) dan brand value atau nilai suatu produk untuk mendukung perkembangan usaha yang berkelanjutan. Teten mengatakan, saat ini, masih banyak pelaku UMKM yang hanya menjual produk namun tidak memiliki brand value. “Rata-rata UMKM misalnya jualan kacang, kacangnya omzet makin banyak, kacangnya saja yang trending tapi mereka enggak dapat brand value-nya, sementara pesaing banyak,” kata Teten dalam acara Kopdar UMKM Nasional di SMESCO Exhibition, Jakarta, Jumat (26/8/2022).

Teten juga mengatakan, pelaku UMKM perlu mendaftarkan usaha mereka dan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Hal ini, kata dia, diperlukan para pelaku UMKM untuk memberikan kemudahan dalam menjalin kontrak bisnis dengan pihak lain. “Kalau usahanya masih informal (belum terdaftar) kan susah, ini badan hukumnya apa, ya itu banyak opportunity bisnis, jadi kita ingin mereka formal,” ujarnya. Lebih lanjut, Teten berharap dengan semakin banyaknya pelaku UMKM merambah ke bisnis digital, dapat lebih menguntungkan. “Jadi pelaku UMKM berkali-kali lipat naik kelasnya,” ucap dia.

Sumber : Kompas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here