Wow! Gitar Batik ‘Made in Lokal’ Ini Tersohor di Mancanegara

0
32
Foto: Batiksoul Guitars
Foto: Batiksoul Guitars

Jakarta – Batik merupakan karya khas Indonesia yang ketenarannya sudah mendunia. Berkat keindahannya, batik juga menjadi salah satu kain yang menjadi favorit orang lokal maupun mancanegara.
Dalam prosesnya, membuat sebuah batik membutuhkan keterampilan khusus dengan kesabaran menaruh tinta-tinta batik di atas kain. Tapi pernahkah terpikir membatik di atas sebuah kayu? Pastinya tingkat kesulitannya akan berbeda.

Inilah keistimewaan yang diperlihatkan oleh Guruh Sabdo Nugroho atau Guge lewat UMKM Batiksoul Guitars di Jawa Tengah. Ia membuktikan dirinya bisa membatik di atas sebuah alat musik gitar dan hasilnya pun cukup memukau.

Dilansir dari Antara, UMKM Batiksoul Guitars didirikan tahun 2011 dengan mengenalkan trademark mereka yaitu gitar batik. Nama Batiksoul Guitars juga sudah tak asing lagi bagi para kolektor alat musik di Indonesia maupun di dunia.

Untuk pembuatannya, gitar yang diproduksi olehnya menggabungkan teknik tradisional dan juga teknik standar untuk pembuatan gitar di dunia. Tapi, untuk memberikan tampilan batik pada gitar bukan hal yang mudah, karena Guge membutuhkan waktu kurang lebih 2 tahun untuk riset dan pengembangan.

Berdasarkan informasi di situs resmi Batiksoul Guitars, proses pengembangan gitar batik ini dilakukan oleh perajin dengan uji coba menerapkan batik yang dicelup alami ke kayu solid seperti cemara, mahoni, maple, dan mangga. Uji coba tersebut dilakukan untuk mengetahui efek proses batik terhadap kualitas suara dan resonansi pada instrumen kayu solid.

Diketahui, untuk produk yang dihasilkan oleh Batiksoul Guitars sebagian besar material kayu berasal dari kayu solid dan 80% adalah hutan eksotis Indonesia. Kayu-kayu tersebut antara lain mahoni dari selatan Jawa, Mangga dari selatan Jawa, Kayu Trembesi (Albasia saman), dan Rosewood India dari selatan Jawa (Dalbergia Latifolia).

Produksinya juga sudah cukup malang melintang di berbagai negara. Bayangkan saja, produk dari Batiksoul Guitars sudah merambah 20 negara seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Australia, Amerika Serikat, Kanada, Prancis, Italia, Belanda dan lainnya.

Tak hanya itu, gitar-gitar dari Batiksoul Guitars juga pernah digunakan oleh musisi hebat seperti Tohpati, Franky Sihombing, Ras Muhammad, Adera hingga Tantowi Yahya. Bahkan menjadi salah satu gitar koleksi dari Barack Obama dan Presiden Joko Widodo.

Kendati demikian, sayangnya, produk-produk dari Batiksoul Guitars tak bisa dijual secara massal. Sebab, setiap model gitar hanya dibuat satu unit beserta dengan sertifikatnya.

Tak heran, keunikan dan eksklusifitas produksi tersebut mengantarkan Batiksoul Guitars masuk dalam deretan UMKM binaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI. Guge mengaku selama menjadi debitur, perhatian BNI kepada UKM terutama untuk skala nasional dan internasional itu bagus.

“Karena kan kita butuhnya kalau produk-produk kayak gini kan (gitar) di-support lebih ke branding, terus show off, galeri, itu yang penting sebelumnya. Dan BNI kan di berbagai negara juga sudah banyak cabangnya juga,” kata Guge dilansir dari Instagram RumahBUMN.BNI.

BatikSoul Guitars juga menjadi salah satu UMKM yang mengikuti pameran Inacraft 2022. Guge pun berterima kasih kepada BNI yang telah memberikan panggung bagi UMKM BatikSoul Guitars untuk tampil di pameran skala nasional.

“Terima kasih untuk BNI. Mungkin untuk ke depannya bisa support untuk event skala internasional,” ujar Guge.

Sumber: Detik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here