5 Tips Persiapan Menyambut Bulan Ramadan

0
181
5 Tips Persiapan Menyambut Bulan Ramadan
Suasana Ramadan tahun ini tentu akan berbeda ditengah merebaknya wabah Covid-19.

Tinggal menghitung hari, kita akan segera memasuki salah satu bulan yang ditunggu-tunggu oleh umat muslim. Tepat sekali, kita akan segera masuk ke Bulan Ramadan. Di mana seperti yang kita ketahui bersama, di bulan ini umat muslim akan melaksanakan ritual puasa selama satu bulan penuh.

Akan tetapi, kondisi bulan puasa kali ini sepertinya akan berbeda dari tahun-tahun sebelumya karena adanya wabah Covid-19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia yang juga sedang “berperang” melawan wabah Covid-19 sejak beberapa minggu terakhir ini.

Tentu kita sama-sama merasakan dampak dari adanya wabah Covid-19 ini, salah satu yang terasa adalah hiruk pikuk atau suasana menyambut Bulan Ramadan di tahun ini yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Di sisi lain, sudah satu bulan berjalan kebijakan physical distancing yang juga turut diterapkan dalam aktivitas ibadah sehingga mayoritas masjid di Jakarta sudah secara total menghentikan aktivitas ibadah demi mencegah penularan wabah Covid-19 ini.

Dari hal ini saja, kita sudah cukup merasakan perbedaan suasana menyambut Bulan Ramadan di tahun 2020. Tentu kita semua berharap agar wabah Covid-19 ini cepat berakhir dan aktivitas ibadah di masjid dapat berjalan seperti biasanya sehingga umat muslim dapat menjalankan ibadah puasa secara utuh dengan melakukan shalat tarawih secara berjamaah dan menghidupkan masjid-masjid dengan pelbagai aktivitas atau agenda kerohanian selama Bulan Ramadan.

Baiklah, kita juga tidak boleh terlalu larut dalam kondisi yang sedang tidak stabil ini dan sebisa mungkin mengelola kekhawatiran yang ada agar tetap bisa menjalankan ritual puasa selama satu bulan ke depan dengan perasaan yang bahagia.

Berikut 5 tips yang dapat kita lakukan menjelang Bulan Ramadan yang tinggal beberapa hari lagi.

  1.     Perbanyak doa dan amalan

Sudah pasti, hal pertama yang perlu kita persiapkan adalah memperbanyak doa kepada Allah SWT agar melancarkan segala urusan dan hajat kita semua di Bulan Ramadan terutama kita memanjatkan doa agar wabah Covid-19 ini segera hilang sehingga kita dapat bersama-sama melaksanakan banyak amalan tanpa adanya rasa kekhawatiran terhadap sebuah wabah penyakit. Selain memperbanyak doa dan amalan, kita juga mesti sadar bahwa wabah ini bisa jadi adalah bagian dari teguran Yang Maha Kuasa kepada kita semua agar kita sesering mungkin bertaubat kepada-Nya dan sama-sama menjaga kestabilan hidup di alam semesta.

Di sisi lain, dengan kondisi yang seperti ini justru merupakan kesempatan bagi kita semua untuk saling menguatkan dan saling berbagi satu sama lain. Oleh karena itu, menjelang Bulan Ramadan ini adalah kesempatan emas kita untuk berbagi kepada orang yang membutuhkan atau orang-orang yang menggantungkan hidup dari pengahasilan perhari seperti driver ojek online, taksi, angkot, atau pedagang-pedagang yang mau tidak mau harus tetap beraktivitas seperti biasa demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mari kita berlomba-lomba dalam hal kebaikan demi menyambut bulan suci Ramadan.

  1.     Membayar hutang puasa, jika ada.

Ini penting, jangan sampai kita melaksanakan ibadah puasa di tahun ini akan tetapi masih memiliki tanggungan atau hutang puasa di tahun sebelumnnya. Coba kita ingat kembali, apakah kita sudah benar-benar  tidak memiliki kewajiban melunasi hutang puasa di tahun sebelumnya atau ada yang terlupa.

Jika ditarik ke konteks yang berbeda, menjelang bulan Ramadan tahun ini jika kita memiliki tanggungan atau hutang kepada orang lain, baik tanggungan atau hutang dalam bentuk uang atau hutang dalam bentuk janji, mungkin sebaiknya kita segera melunasinya agar kita dapat menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh dengan penuh khidmat.

  1.     Menjaga kondisi fisik dan mental

Ibadah puasa tentu menuntut kemampuan fisik yang mumpuni sehingga kita harus mempersiapkan kondisi fisik kita secara baik, agar kita siap melaksanakan puasa selama satu bulan penuh dengan kondisi badan yang tetap bugar. Salah satu cara yang dapat anda lakukan adalah dengan membuat aktivitas rutin untuk melakukan olahraga ringan seperti push up, pull up, angkat beban, dan lainnya atau minimal streaching secara rutin agar kondisi fisik tidak drop selama adanya himbauan #dirumahaja dan meminimalisir aktivitas di luar. 

Psikosomatik
Gambar : Hoops.id

Selain menjaga kondisi fisik, kita juga harus bisa menjaga kondisi psikis kita agar tetap sehat dan tidak mempengaruhi kesehatan kita secara keseluruhan. Saat ini kita harus mulai aware dengan adanya gejala psikosomatik yang dapat dialami oleh banyak orang. Apa itu gejala psikosomatik?

Psikosomatik adalah penyakit fisik yang dapat diperparah karena adanya stres, cemas, marah atau bahkan rasa sedih yang dapat menjadi pemicu munculnya beberapa sakit fisik seperti terasa sesak nafas, jantung berdebar, sakit punggung, sakit perut, tremor atau gemetar hingga keringat yang berlebih.

Oleh karena itu, selama masa yang tidak stabil karena wabah Covid-19 ini kita harus bisa menjaga pikiran kita agar tetap sehat dan tidak berpengaruh terhadap kesehatan kita menjelang Bulan Ramadan.

  1.     Siapkan target dan agenda selama 1 bulan

Sama halnya dengan sebuah perlombaan, selama bulan puasa kita juga dituntut untuk “berlomba” dengan diri kita sendiri agar dapat memanfaatkan berkah Ramadan sebaik mungkin, oleh karena itu kita harus membuat target atau tujuan apa yang harus kita penuhi selama satu bulan dan setelah target itu tersusun, kita breakdown target tersebut menjadi agenda rutin harian selama satu bulan.

Hal tersebut dapat kita lakukan semisal  kita ingin khatam Al-Qur’an selama satu bulan, maka kita harus breakdown menjadi aktivitas harian yakni sebisa mungkin dalam satu hari harus membaca satu juz Al-Qur’an yang dapat kita bagi menjadi 5x membaca setelah shalat wajib atau 7x membaca dalam sehari.

Apapun target kita selama satu bulan ke depan, sebisa mungkin kita harus membuat turunan dari target tersebut agar dapat di eksekusi dan tentunya tidak malah menjadi beban bagi kita.

  1. Siapkan menu buka puasa dan sahur yang variatif

You are what you eat.” Itu adalah kalimat klise yang sering diungkapkan oleh banyak orang, yang juga memberikan kita pandangan bahwa kita harus menyiapkan menu untuk buka puasa dan sahur yang variatif serta sesuai dengan “jati diri” kita.

Nah, khusus untuk ritual buka puasa dan sahur yg simpel, ada banyak menu dari Ardena Food yang dapat menjadi pilihan untuk kita dalam menemani ibadah puasa selama satu bulan penuh.

Ardena Food
Sumber : Ardena Food

Ritual buka puasa dan sahur kita dapat menjadi lebih variatif dengan banyaknya pilihan menu frozen food seperti Roll Ikan, Egg Money, Siomay Ayam, dan lainnya yang saat ini tersedia di Rumah UKM tepatnya di Jalan Melati no. 30 H, Cilandak Barat – Jakarta Selatan.

Gegap gempita ramadan kali ini memang sedikit berbeda dari biasanya, tapi bukan berarti kita harus menyerah dengan kondisi yang ada. Kita harus tetap menumbuhkan harapan-harapan menjelang kondisi stabil kembali dan wabah Covid-19 ini segera berakhir.

Seperti kutipan lirik lagu Barasuara “kita bisa tenggelam dan bisa padam atau bangkit berjalan lalu melawan” adalah kalimat yang harus kita pegang selama menghadapi masa-masa krisis seperti ini dan segera bangkit setelahnya. Jadi, kita harus tetap bersiap dengan kondisi yang ada, karena ramadan akan segera tiba menghampiri kita semua.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here