Program Belanja di Warung Tetangga, Cara Menteri Teten Bantu UKM

0
20
Belanja Warung Tetangga
Suasana warung kaki lima yang tutup di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis (2/4/2020). Minimnya aktivitas perkantoran di Jakarta akibat pandemi COVID-19 membuat sejumlah pedagang warung kaki lima memilih untuk menutup dagangannya karena sepi pembeli. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) meluncurkan program belanja di warung tetangga sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat terhadap produk UMKM. Program ini juga mempermudah memasok kebutuhan sehari-hari masyarakat di tengah pandemi Corona Covid-19.

Kemenkop bekerja sama dengan Bulog dan sembilan klaster pangan BUMN meliputi RNI, Berdikari, Perindo, Perinus, PT Garam, BGR, PPI, SHS, dan Petani dalam program tersebut sebagai warehouse untuk warung UMKM atau koperasi.

Kerja sama ini dinilai strategis karena mereka mempunyai gudang di berbagai daerah di Indonesia sehingga jika proyek percontohan ini berhasil akan diimplementasikan di seluruh Indonesia.

“Kami berkolaborasi dengan BUMN untuk distribusi bahan pangan masyarakat dan kebutuhan bahan baku UMK melalui platform online,” kata kata Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki di Jakarta Sabtu (11/4/2020).

Teten berharap melalui program tersebut dapat dipastikan stok bahan pokok tersedia dan dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi pelaku UMKM khususnya warung tradisional yang belum terhubung dengan online platform penjualan.

Sasaran program ini adalah Koperasi, UKM, dan masyarakat luas selama masa program April hingga Juni 2020 untuk tahap pertama dan kemungkinan berlanjut ke depan dengan menargetkan 30.000 warung yang menjual komoditi pangan beras, telor, minyak, gula, sarden, kurma, dan tepung dengan harga wajar.

Untuk tahap awal, program dilaksanakan di area Jabodetabek dengan uji coba pada dua pekan pertama April 2020 di 3 warung (1 Depok, 2 Warpin Cilandak) berlanjut 5 warung (2 SRC Cilandak, 1 Hara Pangan Kebayoran, 1 Hara Pangan Mampang, 1 Pondok Kelapa).

Reporter: Sulaeman

Sumber :  liputan6.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here