Bangun Kolaborasi, Bukan Melulu Kompetisi.

0
78
Bangun Kolaborasi, Bukan Melulu Kompetisi.
Tampilan web maag meter persembahan Promag dan Fore.

Beberapa hari yang lalu, disadur dari Mix tepatnya tanggal 12 Februari 2020 bahwa Promag dan Fore Coffee telah berkolaborasi menggelar program edukasi kesehatan yang bertajuk “Pengaruh Lifestyle terhadap Sakit Maag” di Jakarta. Program edukasi ini menggaet para media dan beberapa influencer agar menjadi perantara dalam menyampaikan dan memahami lebih jauh tentang kesehatan lambung.

Pada kolaborasi ini, Promag yang merupakan produk keluaran dari PT Kalbe Farma Tbk menggandeng Fore Coffee yang dalam beberapa tahun terakhir menjadi Brand yang cukup disegani seiring dengan tumbuhnya industri kopi. Yang menarik dan perlu kita bahas adalah adanya proses kolaborasi dari dua Brand besar ini sehingga dapat menemukan opportunity dibalik permasalahan yang dialami oleh konsumen.

Seperti yang kita ketahui bersama, banyak orang yang sebenarnya suka dengan kopi akan tetapi mereka terganjal dengan kondisi lambung yang sensitif. Hal tersebut menjadi pain point bagi cukup banyak kalangan penyuka kopi, terlebih lagi dengan naiknya trend kopi susu beberapa tahun terakhir ini. 

Potensi kolaborasi ini ditangkap dengan apik oleh Promag dan Fore Coffee untuk melakukan Brand Communication dengan membuat program edukasi yang dikemas dengan format diskusi kesehatan. Menariknya lagi, untuk mengaktivasi value yang ditawarkan oleh kedua brand ini, Promag meluncurkan online tools bernama Maag Meter yang dapat membantu masyarakat khususnya penyuka kopi untuk mendeteksi kesehatan lambung, lalu mengetahui kemungkinan resiko terkena maag, dan mengetahui penyebab maag di setiap orang. Online tools ini dapat diakses dengan mudah dengan mengunjungi website promag.id/maag-meter di smartphone maupun komputer anda.

Di sisi lain, Fore Coffee juga memperkenalkan varian kopi terbaru mereka yang dikhususkan bagi penyuka kopi yang memiliki lambung sensitif, dan mereka memberi nama menu terbarunya yaitu Sobat Perih Coffee Latte. Adapun komposisi di menu terbaru Fore Coffee ini terbuat dari kopi arabika yang dipadu dengan setengah shot espresso dan diberi susu kedelai agar lebih light ketika dikonsumsi.

Bahkan Fore dan Promag telah melakukan survey pada Januari 2020 yang lalu tentang varian terbaru produk mereka, hasilnya 80% dari responden yang tadinya memiliki riwayat lambung sensitif atau maag, mereka tidak menemukan permasalahan lambung setelah mengonsumsi produk terbaru Fore yakni Sobat Perih Coffee Latte.

Dari strategi yang dilakukan oleh Promag dan Fore tersebut, tentu kita sepakat bahwa saat ini adalah era kolaborasi, di mana para pelaku bisnis sudah seharusnya bergerak ke arah kolaborasi dibanding hanya memikirkan tentang kompetisi. Hal ini juga dapat diterapkan oleh para pelaku bisnis dengan skala UKM agar dapat melakukan kolaborasi dengan para pelaku UKM lainnya sehingga dapat meningkatkan Brand Awareness dari masing-masing merek serta berproses untuk bisa scale up bisnis.

Terlebih lagi, UKM sebenarnya memiliki advantage yang lebih besar dari segi koordinasi dan kecepatan dibandingkan dengan korporasi sehingga memudahkan para pelaku UKM untuk berkolaborasi satu sama lain. Dengan terbukanya persaingan dan keterbukaan infromasi di era teknologi ini, di satu sisi juga memberikan kesempatan kepada pelaku usaha untuk memanfaatkan pelbagai platform yang tersedia untuk menyampaikan value dari masing-masing bisnis yang sedang dijalankan, sehingga dari pada kita sibuk dengan sebuah arena kompetisi, mengapa tidak kita coba saja fokus di arena kolaborasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here