ERZ4P, Solusi ERP Buatan Lokal untuk pantau Bisnis dari Jarak Jauh

0
14
ERZ4P merupakan salah satu solusi ERP lokal yang eksis saat ini. Riza Hisamuddin (Pendiri ERZ4P) menuturkan bahwa ide awal terbentuknya ERZ4P didasari keinginan untuk menciptakan aplikasi yang bisa memantau proses bisnis dari jarak jauh.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa ERP (Enterprise Resource Planning) cukup ampuh dalam meningkatkan kinerja perusahaan. Tidak sedikit pula aplikasi ERP lokal yang beredar di pasaran dan bersaing dengan ERP global. Namun menurut penuturan salah satu pengguna solusi ERP, buatan lokal justru lebih fleksibel dan dapat dimodifikasi sesuai kebuthan perusahaan yang ada.

Tidak hanya itu, tingginya tingkat mobilitas juga menjadi salah satu faktor pendorong Riza merancang solusi dengan fitur laporan lengkap yang dapat dikirim via surel (surat elektronik/email) dan dapat disinkronkan ke toko online ini. Dengan adanya fitur tersebut, human error dapat diminimalkan sehingga dapat sangat membantu proses bisnis menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien.

Para pelaku bisnis juga tak perlu lagi merasa kerepotan dalam menjalankan proses bisnis karena ERZ4P dibekali beberapa fitur yang dapt dipantau dari jarak jauh. Mulai dari fitur laporan lengkap, koneksi antarcabang, sinkronisasi ke toko online, fitur dua bahasa bagi pendatang, fitur pencatatan data hutang-piutang yang dapt mengirim notifikasi via surel secara otomatis, hingga surel marketing untuk promosi.

Uniknya, ERZ4P juga dilengkapi fitur untuk membatasi hak akses admin perusahaan agar tak sembarang mengetahui modal dan laba perusahaan. Di sini ERZ4P akan membatasi hak akses berdasarkan tanggung jawab setiap pihak. Dengan fitur ini tentu saja ERZ4P sangat sesuai untuk kantor yang memiliki cabang atau waralaba.

“Seratus persen [ERZ4P] memang didesain untuk multicabang, multigudang, multi-hak akses dan multi-user, di mana setiap cabang akan memiliki laporan tersendiri, contohnya laporan laba rugi, neraca, utang piutang, dan lain-lain,” jelas Riza.

Lima Orang Pertama

ERZ4P mengalami proses pembutan dan testing selama kurang lebih dua tahun. Setelah itu aplikasi ini mulai dipasarkan di tahun 2013 untuk digunakan oleh pelanggan pertama ERZ4P di perusahaan miliknya, yaitu PT. Baliyoni, perusahaan yang bergerak di bidang komputer (www.baliyoni.com).

Hingga saat ini aplikasi yang terpilih ke dalam kategori 20 aplikasi terbaik Indonesia dan masuk ke dalam daftar finalis Telkomsel NextDev 2015 ini, sudah digunakan secara offline di lebih 16 perusahaan retail maupun distributor di Bali dan secara online oleh 90 member ERZ4P dari seluruh Indonesia.

Aplikasi ini mulai dirancang pada pertengahan 2011 oleh tim senior yang berjumlah lima orang dan keseluruhannya berbagi peran sebagai system analyst maupun programmer. Di antaranya: Riza sebagai founder dan full satck developer, Maria sebagai co founder dan marketer, Agung sebagai senior programmer, Welly sebagai junior programmer, dan Rio sebagai graphic & web designer.

Riza bahakan tidak malu mengakui jika modal awal mendirikan Z4comp-perusahaan pembuat ERZ4P berasal dari investasi keungan dari pihak keluarga. Investasi ini dialokasikan ke tempat usaha dan keperluan materi perancangan, purwarupa, sampai ke proses pembuatan.

Domisili founder yang berada di Bali membuat kantor Z4Comp juga berada di Bali. Saat ditanya akan membuka kantor di ibukota? Riza menjawab bahwa untuk saat ini belum berencana untuk membuka kantor cabang di Jakarta. Namun demikian, Riza menjamin ERZ4P akan membuka kesempatan kerja sama dengan vendor TI sebagai konsultan ERZ4P dan sebagai agen penjualan dan training di beberapa daerah di Indonesia.

Saat ini ERZ4P berfokus pada pasar B2B dan akan mengembangkan pasarnya ke arah B2C. Setiap user/perusahaan yang menggunakan ERZ4P dapat memajang produknya pada marketplace ERZ4P.
Saat ini ERZ4P berfokus pada pasar B2B dan akan mengembangkan pasarnya ke arah B2C. Setiap user/perusahaan yang menggunakan ERZ4P dapat memajang produknya pada marketplace ERZ4P.

Dua Belas Fitur

ERZ4P menawarkan fitur free member bagi pemilik usaha dagang dan jasa di Indonesia, terutama kalangan usaha kecil dan menengah (UKM). Syaratnya, calon anggota memiliki 100 data (produk maupun jasa), 10 invoice transaksi per hari, dan masa berlaku data laporan selama 4 bulan. Jika nantinya kondisi bisnis user mengalami peningkatan, level keanggotaannya dapt di-upgrade ke versi berbayar.

Saat ini ERZ4P memiliki beberapa jenis layanan yang dibagi menurut lokasi penyimpanan data atau server, yaitu secara online dan offline dengan pilihan harga yang dapt diseusaikan menurut tingkat kebutuhan.

Ada dua belas fitur yang ditawarkan ERZ4P, di antaranya: Laporan Harian via E-mail; Multi Outlet-Multi Warehouse; Point of Sales; Penyesuaian Hak Akses; Laporan Laba Rugi; Pembayaran denga Giro/Cek, Web-Based; Pencatatan, Pembayaran, dan Pengingat Hutang Piutang; Pencatatan Data Pelanggan; Fitur E-mail Marketing; Fitur Mesin Pencarian Data; dan Integrasi dengan Toko Online dan Marketplace ERZ4P (sedang rencana).

Nantinya, ERZ4P akan melakukan peningkatan beberapa fitur seperti: Marketplace, Mobile Apps, ManajemenManufaktur, SMS Blast, Manajemen Asset, Multi Currency, dan HRD.

Riza menuturkan, saat ini ERZ4P berfokus pada pasar B2B dan akan mengembangkan pasarnya ke arah B2C. Setiap user/perusahaan yang menggunakan ERZ4P dapat memajang produknya pada marketplace ERZ4P.

“Kelebihan yang kami harapkan adalah aplikasi ini dapt memberikan stok dan harga yang lebih aktual pada marketplace, karena seluruh setting-an harga, gambar, keterangan dan stok barang diatur pada sistem ERZ4P yang ebrjalan pad ainternal perusahaan. Selanjutnya data yang aktual ini akan dikirim ke marketplace,” jelas Riza.

Riza pun berbagi tip bagi penggiat startup lainnya, yakni ketika menciptakan suatu produk, sebaiknya berpikir tentang cara mendapatkan penghasilan dari aplikasi tersebut. Pasalnya, ketika produk yang diciptakan sudah dapat diterima oleh masyarakat (artinya produk sudah valid), pengembangan nantinya akan lebih mudah, dan peluang untuk mendaptkan pelanggan baru dan investor dengan sendirinya menjadi lebih terbuka.

Sumber: Infokomputer.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here