Target KUR BRI Tercapai November

0
20

JAKARTA – Realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk hingga 20 April 2016 mencapai Rp 26,987 triliun. Nominal tersebut disalurkan kepada 1.372.374 debitur di seluruh Indonesia.

“Diperkirakan, akhir April nanti tercapai Rp 28 triliun,” ujar Direktur Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) BRI Mohammad Irfan kepada Republika, akhir pekan lalu.
Irfan menjelaskan, jumlah tersebut mayoritas disalurkan kepada sektor perdagangan dan pertanian. Perinciannya, sektor perdagangan sebesar 60 persen dan pertanian on farm sekitar 20 persen.

Sedangkan, sisanya untuk industri rumah tangga 10 persen. Menurut Irfan, target KUR BRI selama setahun ditargetkan Rp 67,5 triliun.

Dari target tersebut, perinciannya, yaitu Rp 61 trilliun untuk KUR mikro, Rp 6 triliun untuk KUR retail, dan Rp 500 miliar untuk TKI. Dari total realisasi yang mencapai Rp 26,9 triliun, realisasi KUR mikro tercapai lebih dari Rp 20 trilliun.

“Sisanya, KUR retail yang mencapai Rp 6,3 triliun,” katanya. Menurut Irfan, jika dihitung secara tahunan, target KUR yang pemerintah berikan kepada BRI dapat dicapai pada November mendatang.

Jika diasumsikan, selama empat bulan BRI dapat mencapai Rp 28 triliun, maka selama delapan bulan mendatang, penyaluran KUR BRI bisa mencapai Rp 84 triliun.

Lebih lanjut, Irfan menjelaskan, target ini bisa tercapai karena BRI yang mempunyai jaringan yang luas. Dari sisi kantor, tercatat lebih dari 8.000 kantor yang disiapkan untuk melayani mikro.

Selain itu, BRI mengalokasikan 60 ribu orang di sektor mikro. Khusus yang melayani kredit yang disebut mantri (account officer) disiapkan sebanyak 10 ribu orang.

“Kemudian, kita fasilitasi mereka dengan teknologi. Jadi, mantri-mantri itu ke lapangan ketemu nasabah bawa Last Mobile atau Loan Approval System Mobile. Jadi, dengan cara itu mereka bisa mendata calon nasabah secara cepat, termasuk pemutusan kredit,” ujarnya.

Otoritas Jasa Keuangan Regional Bali-Nusa Tenggara mencatat, realisasi KUR di Provinsi Bali pada kuartal I 2016 mencapai 53 persen dari total target tiga bank umum penyalur.

Kepala Regional OJK Bali-Nusa Tenggara Zulmi menjelaskan, total target penyaluran KUR di Pulau Dewata selama 2016 dari BRI mencapai sekitar Rp 2,2 triliun, BNI sekitar Rp 300 miliar, dan Bank Mandiri sekitar Rp 120 miliar.

“Artinya, masyarakat yang ingin memanfaatkan fasilitas KUR sudah bisa mendapatkan akses melalui tiga bank itu, yakni BRI, Mandiri, dan BNI,” katanya. Menurut Zulmi, secara nasional target penyaluran KUR untuk tiga bank umum mencapai Rp 100 triliun dengan masing-masing alokasi sebagian besar diambil oleh BRI yang mencapai Rp 67,5 triliun. Berikutnya, BNI Rp 11,5 triliun dan sisanya merupakan porsi dari Bank Mandiri.

Sumber: Republika.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here