UKM di Bandung Berkembang Pesat, Ridwan Kamil: Izin Cukup Lewat Ponsel

0
131
(Foto: Dina Rayanti/Detik)

Jakarta -Walikota Bandung Ridwan Kamil mengklaim, Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kota Bandung berbeda dengan UKM di kota-kota lainnya. Ia menyebutkan, UKM di Bandung eksperimental dan berkembang pesat.

“Kalau perbedaan UKM Bandung dan kota lain, kalau Bali itu kental dengan unsur budaya dan agama Hindu sehingga UKM lebih terpengaruh ke situ, kalau di Jogja juga kan masih kerajaan, makanya terpengaruh kesitu juga, kalau Bandung itu eksperimental, bekennya eksperimental, jadi jangan kaget kalau produk-produk UKM Bandung agak nyeleneh,” kata pria yang akrab disapa Kang Emil ini, saat ditemui di Gedung Smesco, Jakarta, Minggu (28/2/2016).

Ia juga menambahkan, saat ini di Kota Bandung fokus pada pengembangan UKM kreatif karena memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) lebih banyak ketimbang Sumber Daya Alam (SDA).

“Bandung itu pertumbuhan UKM nya 7,8%, sedangkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia itu 4,7%, saat ini kami fokus pada UKM kreatif, kenapa kreatif karena faktor cuaca, dingin, galau maksimal, jadi melamun bisa menghasilkan karya, kemudian budaya hobi nongkrong yang positif, terjadi perbincangan, percakapan,” terang dia.

Saat ini di Bandung, kata Kang Emil, apabila ingin membuat UKM tidak perlu izin lagi, melainkan bisa langsung berbisnis.

“Minggu lalu launching inovasi baru, aplikasi Gampil, UKM nggak perlu izin langsung berbisnis, langsung via handphone. Kalau dulu kan mau bisnis apa, diperiksa dulu, sekarang dibalik biar saya saja yang repot, nanti tim saya yang periksa biar nggak repot, dulu ada lapor RT/RW sekarang nggak perlu, cukup pakai aplikasi Gampil di smartphone saja,” ujarnya.

Sumber: Detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here