Knalpot Pelangi Purbalingga Kuasai Pasar Pulau Jawa

0
1
Knalpot pelangi produksi INAPA 2014 Purbalingga kuasai pasar tanah air (Foto: Edi R)

Industri modifikasi otomotif domestik Indonesia sekarang ini sudah semakin maju dan berskala besar dalam dan luar negeri. Adanya modifikasi inilah tak pelak mengangkat creator modifikasi dari berbagai daerah dengan usaha kecil dan menengah tanah air. Salah satu industry kecil dan rumahan khusus modifikasi otomotif bidang knalpot yang luar biasa dikenal di Pulau Jawa bahkan tanah air sekarang ini adalah produksi dari Purbalingga.

Dari semua produsen knalpot Purbalingga, yang sedang moncer sekarang ini adalah INAPA 2014, yakni industri rumahan yang memproduksi knalpot jenis pelangi. Knalpot modifikasi ini menarik karena dilihat kasat mata, melihat knalpot tersebut seperti melihat pelangi sungguhan dengan kombinasi alamiah warna-warni pelangi. Dengan merk tenaga, kualitas bahan dan desain knalpot pelangi produksi Purbalingga ini tidak kalah dengan buatan Thailand dan Thaiwan yang banyak dipajang di took-toko onderdil motor atau mobil kota-kota.

“Kualitas Knalpot Purbalingga sudah tidak perlu diragukan lagi. Khusus untuk yang suka dengan desain knalpot beling-beling berwarna, gemerlap pelangi untuk kendaraan kesayangan, terutama sepeda motor. Dari segi suara dan power sama saja dengan model knalpot karbon dan titan produksi asli motor tersebut. Yang beda hanya tampilannya saja. Knalpot ini kostumnya buatan anak bangsa, salah satu pengrajin knalpot disini” papar pemilik pabrik rumahan Inapa 2014 Purbalingga, Febryan, Senin (15/2/2016).

Disebutkan, harga dari knalpot pelangi Inapa 2014 dijamin terjangkau dan kualitasnya bisa diadu dengan knalpot dari luar yang sejenis, semacam produksi Thailand dan Taiwan. “Untuk bahannya sendiri memang kami memakai bahan yang berkualitas full styliss steel anti karat. Sehingga kualitasnya terjamin. Untuk mempertahankan suara kami berikan bagian dalamnya glass bool yang terbaik, yang anti bakar dan anti panas, dan pengisiannya full padat. Ini yang membuat suara tidak cempreng atau pecah” kata Febryan.

Yang menarik dan membedakan dengan produksi knalpot pelangi Thailand atau Taiwan adalah konsumen bisa menentukan sendiri output keluaran suara knalpot yang diinginkan. “Silakan maunya berbunyi seperti apa, kami bikin. Yang paling laris kami jual memang knalpot tanpa db (decibleqllers), suara lebih ngebass dan menggelegar. Tapi kalau konsumen mau dipakaikan db atau anti kebisingan kami bisa pasang. Pokoknya fleksibel, bisa copot pasang. Tapi harganya tentu beda pula” ungkap lelaki 30 tahunan itu bangga.

Febryan membeberkan, usaha knalpot modifikasi miliknya didirikan 17 tahun yang lalu, dengan modal sebesar Rp. 1.350.000,-. Lalu khusus memproduksi knalpot pelangi Inapa 2014 dimulai awal tahun 2014. Khusus harga 1 buah knalpot pelanginya bisa berkisar Rp 700.000,00 sampai Rp 5 juta/buah. Keuntungan untuk setiap knalpot pelangi berkisar antara Rp 200.000,- sampai Rp 1 juta/buah. Sampai sekarang ini pabrik knalpotnya telah merekrut 85 orang karyawan. Cara pemesanan knalpot ini bisa melalui situs online atau pun datang ke tempatnya langsung, di kompleks Tugu Knalpot Purbalingga Kota.

Sumber: Krjogja.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here