Rusdi Kirana: Jangan Pernah Remehkan Kemasan

0
159
Rusdi Kirana (FOTO: Agus Wahyudi / Jawa Pos)

Sebagai pebisnis besar yang merintis usaha dari kecil, Rusdi Kirana memang lebih dari sekadar layak ketika berbicara tentang pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selama sekitar satu jam, CEO Lion Air Group itu berbincang tentang pengembangan industri kecil dan pariwisata dengan Manado Post (Jawa Pos Group) di ruang kerjanya di lantai 8 Lion Tower, Jakarta Pusat, akhir Desember lalu.

Bagi Rusdi, UMKM bisa diibaratkan katup pengaman ekonomi. Pelakunya sangat besar. Kira-kira 57 juta orang. Pasar yang disasar juga mahaluas. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik pun masih kewalahan.

Yang jadi persoalan adalah cara pandang yang belum sepenuh hati menghargai produk UMKM.

”Tapi tidak masalah. Semua sektor dapat kita fungsikan untuk memenuhi permintaan pasar. Ini modal utama karena permintaan pasar semakin besar,” tutur pria kelahiran 17 Agustus 1963 itu.

Rusdi mencontohkan keberhasilan Taiwan memberdayakan kelompok UMKM. Pemerintah Taiwan menggerakkan industri rumah tangga yang menjadi penyuplai industri besar di sana. Di situ terjadi mata rantai yang tak pernah putus. Lama-kelamaan industri rumah tangga pun akan berkembang menjadi industri besar yang menumbuhkan industri rumah tangga baru. ”Jadi, lima sampai sepuluh tahun ke depan saya rasa industri kita akan maju kalau kita fokus dari bawah dulu,” tutur ayah tiga anak itu.

Namun, ungkap pria yang bisnisnya merangkak dari penjual tiket bersama istrinya tersebut, banyak kendala yang perlu segera dicarikan solusi. Antara lain, secara kelembagaan, UMKM di Indonesia belum diberi bantuan permodalan yang pantas secara berkesinambungan. Ada lagi persoalan dari sisi pemasaran. UMKM lemah dalam pengemasan dan distribusi. ”Ini sangat penting dibenahi terlebih dahulu,” tandas anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) itu.

Persoalan kemasan, tambah Rusdi, tidak bisa diremehkan. Sebab, kemasan yang asal-asalan membuat industri rumah tangga terlihat tak mampu menunjukkan kualitas. Apalagi, produk impor punya keunggulan di sisi itu.

Rusdi yang kaya pengalaman di pemasaran juga mengusulkan agar pemerintah membentuk badan khusus untuk menangani distribusi produk domestik. Badan khusus tersebut akan bertugas mengatur lalu lintas produk agar terdistribusi dengan baik. Dengan begitu, nilai jual sebuah produk akan bertambah.

Di mata Rusdi, selain pemberdayaan UMKM, Indonesia harus sangat serius menggarap sektor pariwisata. Sektor itu amat tepat jika dikembangkan karena Indonesia memiliki keragaman budaya dan kekayaan alam yang menawan.

Rusdi memandang bahwa Presiden Jokowi sudah tepat menguatkan fondasi turisme dengan mencanangkan program di sektor pariwisata. ”Ini starting point. Tinggal bagaimana kita fokus memberdayakannya.

Contohnya di bidang ekonomi kreatif,” terangnya. Dia juga melihat perbaikan infrastruktur seperti bandara dan pelabuhan sampai sepuluh tahun ke depan harus maksimal. Misalnya dari Bali bisa ke Jogja, Lombok, atau Surabaya.

Rusdi mengakui bahwa dirinya adalah produk dari pelaku UMKM. Selama 15 tahun bersama istrinya, Rusdi bertahan sebagai agen tiket pesawat. Dia belajar dari kakaknya, Kusnan Kirana. Selain menjual tiket, Rusdi memanfaatkan peluang antar jemput tamu dari bandara dan kembali ke bandara.

”Setelah modal memadai, saya mulai berinvestasi. Karena dari awal tidak punya rasa takut, saya lantas berinvestasi di bidang penerbangan,” kenang Rusdi dengan mata menerawang.

Investasi yang dipilih berkaitan dengan sewa pesawat untuk penerbangan domestik. Sekitar 2000-an awal, Rusdi memiliki satu pesawat. Kepercayaan kepada Rusdi yang terus bertambah membuat banyak yang menyewa.

Tapi, kata Rusdi, namanya bisnis, ada pasang surut. Dia hampir mundur dari bisnis maskapai, tapi dicegah keluarganya. Setelah keluar dari tekanan, akhirnya Rusdi mampu mengembangkan sayap bisnis dan mendirikan kerajaan maskapai dengan bendera Lion Air.

”Nama itu saya ambil dari nama zodiak, yaitu Leo, yang kebetulan merupakan zodiak saya dan kakak saya,” ungkap Rusdi, lantas tertawa.

Sumber: Batampos. co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here