Bisnis Kuliner Pisang Beku, Ini Strategi Froz Banana Hadapi Persaingan

0
20

JAKARTA – Semakin banyaknya pemain yang bergerak dalam bisnis es pisang beku, bukan berarti persaingan semakin ketat. Melainkan harus dianggap sebagai tantangan karena pasarnya juga semakin besar.

Salah satu cara untuk unggul dalam persaingan ini adalah dengan memasarkan produk secara agresif. Tak hanya membuka gerai atau mengikuti bazar, tetapi harus dilakukan cara lain supaya ekspansi bisa dilakukan dengan cepat dan pasar semakin familiar dengan brand yang diusung.

Membuka peluang kerja sama dengan skema kemitraan bisa menjadi jalan pintas untuk melebarkan sayap, karena jangkauan pemasaran bisa lebih luas tanpa harus repot mengurus gerai satu persatu karena semuanya ditangani oleh mitra.

Hal itulah yang yang dalam beberapa bulan terakhir dilakukan oleh Froz Banana. Merek kuliner es pisang beku asal Jakarta tersebut menawarkan skema kemitraan yang saat ini sudah cabangnya sudah buka di beberapa kota besar di Indonesia.

Bisnis yang digawangi oleh Fransiscus Ricky itu sudah berjalan sejak 2014, dengan menawarkan variasi pisang berlapis cokelat dengan 10 variasi rasa dan taburan di atasnya. Setiap satu buah pisang beku tersebut dibanderol dengan harga Rp15.000.

Ada tiga paket investasi yang ditawarkan Froz Banana, yakni paket Rp5 juta, paket Rp12,5 juta, dan paket Rp20 juta. Setiap mitra akan mendapatkan fasilitas berupa bahan baku, perlengkapan produksi dan media promosi. Khusus untuk paket Rp12,5 juta dan Rp20 juta akan ditambah dengan booth serta freezer.

Selain membayar paket investasi, mitra juga diwajibkan membayar biaya royalti sebesar Rp500.000 per bulan, serta melakukan kontrak penggunaan merk tiap tahun.

Jika mitra tidak membayar biaya royalti serta melakukan kecurangan seperti menawarkan kemitraan Froz Banana ke pihak ketiga, maka akan dikenai sanksi dan pemutusan kerja sama.

Ada tujuh tahapan yang harus dilalui mitra sebelum membuka usaha dan melakukan penjualan. Pertama, sebelum menentukan untuk bermitra dengan Froz Banana, pihak manajemen akan mempresentasikan terkait bisnis, peluang dan risiko apa saja yang akan diterima mitra.

Setelah semua hal dipahami, maka calon mitra harus mengisi formulir keterangan data diri dengan melampirkan foto kopi kartu identitas. Setelah itu, membayar uang muka sebesar 50% dari nilai paket investasi yang dipilih.

Selanjutnya, pihak manajemen dan mitra akan menandatangani surat perjanjian, disusul dengan pelunasan biaya investasi oleh mitra dan penyerahan prosedur operasional standard Froz Banana.

Kemudian tim manajemen dan mitra mulai mempersiapkan pembukaan usaha, dengan pengiriman fasilitas dan bahan baku, serta pelatihan karyawan. Setelah semuanya siap, maka mitra sudah mulai bisa berjualan produk-produk Froz Banana.

Sumber: Bisnis.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here