Kementerian Perdagangan RI Gelar Edukasi MEA di Klaten

0
97

KLATEN – Assosiation of South East Asia Nations (ASEAN) mempunyai jumlah penduduk hingga 650 juta jiwa atau sekitar 9,02 persen dari penduduk dunia.

ASEAN tercatat menduduki peringkat tujuh terbesar dunia (GDP 2014). Dari jumlah itu, 40 persen adalah warga negara Indonesia (WNI).

Menurut Direktur Kerjasama ASEAN, Donna Gultom, besarnya jumlah penduduk bisa menjadi modal dalam menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) akhir 2015 mendatang. Hal itu diungkapan dalam kegiatan Edukasi Publik yang diselenggarakan Kementrian Perdagangan (Kemendag) RI di Klaten.

Acara bertajuk : ”Menuju Masyarakat Ekonomi Eropa (MEA) 2015, Memanfaatkan Peluang di Pasar Tunggal ASEAN” itu diadakan oleh Direktur Kerjasama ASEAN, Ditjen Kerjasama Perdagangan Internasional Kemendag RI dengan dihadiri puluhan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Klaten.

“Pemerintah telah melakukan harmonisasi regulasi, dengan menyiapkan regulasi yang berorientasi penciptaan daya saing. Selain itu, juga menciptakan harmonisasi regulasi antara pemerintah pusat dan regulasi pemerintahan daerah agar tidak bertentangan dengan kebijakan pusat,” ujar Donna.

Dalam acara yang dibuka Kabid Perdagangan Disperindagkop UMKM Klaten, Bambang Budi Susilo itu, Donna Gultom memaparkan ”Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015, Memaksimalkan Manfaat Bagi Indonesia”. Adapun, Wakil Ketua Kadin Klaten Afda Rizal Armashita mengulas ”Tantangan dan Prospek UMKM Menghadapi MEA”.

Sumber: Suaramerdeka.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here