Gaptek Nggak Jadi Masalah, Tetap Bisa Sukses Kerja Online di Rumah

0
117

Berstatus sebagai orang gaptek terkadang membuat seseorang ragu untuk mencoba kerja online di rumah yang kini banyak dilakukan masyarakat di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Karena mereka beranggapan bahwa untuk bisnis di internet itu tidak boleh gaptek. Kata siapa yang gaptek nggak akan bisa bisnis di internet? Banyak buktinya pebisnis online sukses yang awalnya gaptek. Itu artinya orang gaptek sangat terbuka lebar mendapat kesuksesan bisnis di internet.

Apa saja rahasia suksesnya?

Si Gaptek Juga Bisa Sukses Kerja Online di Rumah, Ini Rahasianya!

Bagi yang alergi dengan yang namanya teknologi, tahukah bila Anda bisa membaca artikel ini, itu artinya Anda telah mempunyai semua yang Anda perlukan dalam memanfaatkan teknologi informasi pada bisnis Anda?

Jika berhasil membuka artikel ini, artinya seseorang telah memiliki akses internet. Artinya, apa pun yang orang lain akses, Anda pun bisa mengaksesnya.

Semakin lama, teknologi pun makin mempermudah para pemakainya, hingga akhirnya teknologi ini akan makin melebur dan menyatu dengan kehidupan manusia sehari-hari.

Dunia kerja dan bisnis pun tak lepas dari yang namanya teknologi internet. Istilah kerja online pun kini muncul meramaikan perkembangan teknologi. Bagaimana dengan mereka yang mengaku gaptek? Bisakah melakukan bisnis secara online? Sangat bisa dan ini dia tips suksesnya.

1. Fokus pada Satu Tujuan, Lupakan yang Lain

Untuk meraih tujuan dan bisa sukses kerja online di rumah, kita tak harus mempelajari semua yang ada di internet, tetapi hanya harus fokus pada tujuan Anda.

Misalnya tujuannya ingin membuat sebuah toko online, Anda tak harus mempelajari dan memahami pemrograman HTML ataupun belajar cara membuat website dari awal.

Saat ini, semakin banyak pilihan untuk membuat toko online tanpa membutuhkan pemrograman apa pun. Ada banyak jasa pembuatan toko online yang bisa dimanfaatkan untuk membantu Anda membuat toko online. Jadi, nggak harus jago HTML untuk sukses bisnis di internet, bukan?

Contoh lainnya, tujuan Anda adalah ingin bisa memantau bisnis di mana pun. Gampang, beli aja tablet Android, install aplikasi apa saja yang dibutuhkan, dan fokuslah atau lupakan yang lain.

Ternyata, tak jarang tujuan bisnis seseorang cepat tercapai hanya dengan menggunakan aplikasi-aplikasi yang sederhana, mudah dipakai, dan gratisan di internet.

2. Jangan Berguru pada Pakar IT

Kepada siapa seharunya seorang pemula bisnis online atau gaptek online berguru? Sama pakar IT kah? Berguru pada pakar IT akan membuat Anda diajari seputar teknologi informasi yang kadang tak ada kaitannya dengan bisnis Anda sama sekali. Selain itu, mindset pakar IT pun sering berbeda dengan para pebisnis online.

Jadi, bergurulah kepada para pebisnis yang sudah sukses menjalankan bisnisnya di internet. Dari merekalah Anda akan mendapat banyak masukan seputar bisnis online yang akan dijalankan.

3. Awali dengan Proyek-proyek yang Spesifik

Belajar memanfaatkan dunia maya dalam berbisnis akan lebih mudah dilakukan jika membagi-bagi proses belajar Anda ke dalam beberapa proyek kecil. Misalnya, proyek 1 untuk online shop, proyek 2 membuat blog untuk promosi bisnis Anda, proyek 3 untuk promosi di Twitter, dan lain sebagainya.

Dengan cara seperti itu, Anda akan bisa merampungkan masalah kerja online satu per satu dalam kerangka-kerangka lebih kecil dan tentunya lebih fokus lagi.

Dengan kerangka berpikir “proyekan” seperti ini, maka Anda bisa fokus merampungkan semua permasalahan kecil tersebut.

Misalnya saat mencari di mesin pencari Google, Anda sebaiknya jangan mencari yang sifatnya umum-umum seperti belajar memakai twitter. Tapi, carilah yang lebih spesifik lagi sesuai dengan proyek bisnis yang dijalankan seperti misalnya “memakai twitter untuk promosi”.

4. Jangan Bertahan, Tapi Berpikir Menyerang

Tak sedikit pelaku usaha kecil menengah (UKM) yang tak berminat memanfaatkan dunia maya untuk bisnis mereka karena alasannya selain tak bisa menggunakan internet, penghasilan mereka pun tidak turun tanpa menggunakan internet. Jadi, tak ada gunanya menggunakan internet menurut mereka.

Penghasilan memang tak menurun jika mengembangkan bisnis di internet. Para pesaing bisnis Anda pun mungkin tak akan menjadi saingan karena mereka pun gaptek.

Tapi, fungsi lain memakai internet yaitu untuk meningkatkan omzet sekaligus mengembangkan bisnis secara keseluruhan.

Semakin ditunda-tunda untuk belajar bisnis online, maka akan makin banyak kesempatan hilang untuk bisnis Anda tersebut.

Jadi, berpikirlah “menyerang” dalam artian mengembangkan, menambah, serta memperbesar pasar. Jangan lagi mempunyai mindset yang sama seperti dulu. Walau bisnis yang dijalankan bersifat lokal, tetapi kini jangkuannya bisa mengglobal setelah dipasarkan secara online. Ya, sebab kesempatan yang didapat tak hanya dari pasar yang ada sekarang.

5. Berpikir Skeptik

Internet atau dunia maya itu bisa dikatakan sebagai pusatnya solusi alternatif. Artinya, jika tidak cocok dengan cara yang satu, Anda bisa memilih cara lainnya dan seterusnya.

Bila ada pakar IT, triner, atau saat seminar yang menginfokan bahwa Anda wajib melakukan cara A untuk mendapatkan hasil B, itu artinya pasti ada juga solusi C untuk mendapatkan hasil B yang sama tadi.

– Ahli sosial media mengajarkan misalnya Anda wajib menambah follower di Twitter serta jumlah like di FB.-
– Pakar SEO menyarankan Anda harus memakai SEO agar bisa memperbanyak konsumen di toko online
– Jagonya internet advertising mungkin mengatakan Anda mesti memasang iklan memakai kartu kredit.
– Jagonya email marketing pun mungkin saja menyuruh Anda untuk membangun list email.

Semua masukan tersebut dapat menjadi solusi bisnis internet yang tepat dan bisa juga tidak untuk Anda. Oleh sebab itulah, jangan terlalu mempercayakan semuanya atau jangan telan mentah-mentah. Pahami baik-baik semuanya, apakah bagus atau tidak untuk bisnis Anda.

Yang harus diingat, kita tak harus menguasai ataupun mempraktikkan semuanya untuk sukses berbisnis di internet.

Sebagai perbandingan, tahukah Anda bahasa Spanyol itu memiliki 100.000 kata, tetapi hanya sekitar 2500 kata yang laris dipakai berkomunikasi atau sekitar 2,5% saja. Nah, dengan modal 2,5% inilah, kita dijamin mampu berkomunikasi dengan baik kepada semua orang Spanyol.

Sama halnya dalam bisnis online, tugas kita sebagai pemula adalah mencari dan menemukan yang “2,5%” tersebut ada di mana. Jangan buang uang juga waktu hanya untuk mengikuti setiap seminar yang diselenggarakan.

Pilihlah yang paling Anda rasa cocok, lalu uji coba, kemudian validasi semuanya yang telah dipelajari, baru temukan teknik terbaik untuk bisnis Anda.

Ingat, tetap fokus hanya pada tujuan bisnis Anda, apa pun jalur untuk mencapainya, selama tujuan tadi berhasil diraih, tak akan menjadi masalah.

6. Jangan Takut Mencoba!

Ada dua poin penting yang harus diingat ketika seseorang mencoba terjun kerja online di rumah.

Pertama, semua yang dilakukan di dunia maya bisa diedit ataupun dihapus. Misalnya salah nge-tweet, tinggal hapus saja. Salah nge-blog, tinggal diedit saja. Salah bikin Facebook Fage, buat aja lagi. Artikel yang telah dibaca di internet pun bisa diedit lagi tanpa si pembaca menyadarinya.

Kedua, tak usah khawatir tentang bisnis di internet karena belum tentu ada orang yang melihatnya. Jika baru kali pertama memakai Twitter, tweet aja sebanyak mungkin. Siapa saja sih yang follow? Jika baru pertama kali nge-blog, postinglah artikel sebanyak mungkin. Siapa saja sih yang akan berkunjung ke blog baru tersebut?

Internet kini telah penuh sekali dengan segala hal, sehingga perubahan kecil belum tentu akan diketahui para pengguna internet. Jadi, coba saja.

7. Jangan Takut Mencoba Hal yang Baru

Hal paling buruk apa yang akan dialami dalam bisnis di internet? Inilah pertanyaan yang sering bersarang di pikiran jika seseorang takut mencoba hal baru, bisnis di internet pastinya.

Selama tak merugikan diri sendiri apalagi orang lain, lakukanlah. Tidak ada ruginya, bukan? Contohnya, komputer Anda tak akan rusak bukan hanya karena salah meng-klik sesuatu di internet?

8. Rajin dan Tekun

Tak ada yang instan di dunia ini, semuanya membutuhkan proses. Dalam bisnis di internet pun sama, apalagi bagi pemula. Yang jago intenet marketing aja ada yang sampai bertahun-tahun untuk sukses, apalagi yang pemula. Intinya, tekunlah menjalankan bisnis ini dan jangan putus asa. Bila gagal, coba dan coba lagi sampai berhasil.

Kerja online di rumah adalah gaya hidup zaman sekarang bagi semua orang, dari anak-anak, remaja, ibu rumah tangga, bahkan banyak juga pekerja kantoran yang berhenti kerja di kantor dan memilih kerja di rumah secara online. Yang gaptek pun banyak yang sukses berbisnis online dan kini mereka tak gaptek lagi.

Sumber: Penulispro.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here