Porsi Pembiayaan UMKM Bank BRI 74%

0
130

SEMARANG – Bank BRI berupaya terus meningkatkan penyaluran pembiayaan produktif ke sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Demikian dikemukakan oleh Hendro Padmono, Wakil Pemimpin Wilayah Bisnis Bank BRI Kantor Wilayah Semarang. ”Porsi pembiayaan UMKM secara nasional kini sudah 74%, sedangkan Jateng bagian utara mulai Brebes sampai Blora hampir 100%,’’ tutur dia di sela-sela Seminar ‘’UMKM dari Rakyat untuk Rakyat’’ di Hotel Novotel Semarang, Selasa lalu.

Di provinsi ini, lanjut dia, nilainya Rp 23,3 triliun dan diharapkan hingga akhir tahun ini total penyalurannya bisa Rp 25 triliun. Selama ini, pihaknya membatasi kredit usaha skala mikro maksimal Rp 200 juta, kemudian ritel maksimal Rp 5 miliar, dan menengah sampai Rp 40 miliar.

”Secara keseluruhan, jumlah debitur sektor UMKM wilayah Jateng bagian utara sekitar satu juta,” jelas Hendro.

Rata-rata kredit yang diajukan pelaku usaha skala mikro, kata dia, Rp 15 juta-Rp 20 juta, sedangkan ritel berkisar Rp 300 juta sampai Rp 400 juta. Risiko Tersebar ‘’Untuk meminimalkan risiko terjadi kredit macet, kami meningkatkan jumlah debitor sehingga risiko lebih tersebar.

Meski demikian, sejauh ini kredit macet kami masih tergolong bagus, yaitu di bawah 2,5%,” tegas dia. Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) Jateng ingin masyarakat membantu pendampingan UMKM baik dari sisi teknis, produksi, akuntansi, maupun pemasaran.

”Jumlah pendamping yang dikelola Balatkop (Balai Latihan Koperasi-Red) tahun ini 90 orang, itu masih sangat kurang,” ujar Sugeng, kepala balai.

Para pendamping tersebut, lanjut dia, didistribusikan ke 35 kabupaten dan kota, sehingga rata-rata setiap daerah hanya ada 2-3 orang. ”Padahal jumlah UMKM di setiap kabupaten atau kota ribuan. Jadi, jumlah pendamping masih sangat kurang. Kami memerlukan peran serta pihak lain, di antaranya pemda, akademisi, dan masyarakat dalam membantu pendampingan,” tandas dia.

Sumber: Suaramerdeka.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here