RumahUKM Review: The Lucy’s Kitchen

0
451

Tempat yang asik untuk dijadikan tempat nongkrong adalah yang cozy, punya banyak pilihan menu enak dan ber-wifi cepat. Kalau itu adalah kriteria tempat nongkrong ideal bagi teman-teman, The Lucy’s Kitchen adalah tempat yang bisa dijadikan pilihan restoran baru untuk dicoba akhir pekan ini.

20150929_170446
Suasana The Lucy’s Kitchen 2 di sore hari

 

The Lucy’s Kitchen yang terletak di kawasan Apartemen Sudirman Park, Jakarta Pusat ini memiliki pilihan menu yang lengkap. Dari masakan Indonesia, Asia, Western, hingga fusion juga tersedia. Ada dua The Lucy’s Kitchen yang letaknya berdekatan—The Lucy’s Kitchen 1 yang lebih kecil dan menunya lebih simpel dan The Lucy’s Kitchen 2 yang lebih besar dan menunya lebih banyak. Selain itu, The Lucy’s Kitchen juga buka hingga 24 jam, jadi bisa menemani teman-teman mengerjakan tugas atau kelaparan tengah malam.

Nah, belum lama ini RumahUKM berkesempatan mengunjungi The Lucy’s Kitchen 2. Kami sudah janji kepada Chef Yudhi, head chef-nya The Lucy’s untuk mencoba Sate Maranggi dan Salmon Pan Fried Seafood. Sambil menunggu pesanannya datang, kami memesan Iced Cappuccino (Rp 29,000) yang berukuran lumayan besar.

IMG-20150814-WA0021
Sate Maranggi ala Chef Yudhi

 

Tidak lama menunggu, Sate Maranggi pesanan kami pun datang. Sate Maranggi khas Chef Yudhi ini dibumbui dengan kecap manis, gula aren, ketumbar, lada dan garam. Sedangkan, sambal kecapnya dibuat dari kecap, cabai, potongan apel malang dan perasan lemon. Menurut Chef Yudhi, kunci dari Sate Maranggi adalah satenya itu sendiri harus enak tanpa dicocol ke sambalnya. Ketika satenya dimakan, memang sudah enak dan juicy! Sambal kecapnya terasa pedas dan manis karena apel malangnya, hingga tak terasa kami harus nambah sambalnya lagi. Oh iya, Sate Maranggi sapi tersedia dalam porsi 10 tusuk (Rp 40,000), 30 tusuk (Rp 105,000) dan 50 tusuk (Rp 165,000).

AsjvUSR1PnmLq640h2gihixX0cFlPQsmG8NfpngNSNxg
Salmon Pan Fried Seafood-nya kurang banyak nih 🙂

 

Menu selanjutnya adalah Salmon Pan Fried Seafood (Rp 87,000). Nah, untuk menu yang satu ini kami harus menunggu agak lama. Cream sauce dengan potongan seafood seperti udang dan baby octopus terasa gurih namun tidak berat di mulut. Untuk salmonnya sendiri kami sangat menyukai rasanya namun karena dimasak well-done, dagingnya terasa keras. Chef Yudhi bilang, teman-teman juga bisa pesan agar salmonnya dimasak medium well atau tingkat kematangan lainnya sesuai selera.

An1mtK3P1Vm6SYsWC8S3qzzsw-Y0OGR57AKy4yT7-sCV
Tampilan Salmon Pan Fried Seafood ketika dibelah

 

Tidak hanya itu, kami juga mencoba Tuna Pizza-nya yang tipis dan semua bahannya fresh diolah sendiri, termasuk adonan pizza (pizza dough)-nya. Tidak terasa masing-masing dari kami menghabiskan lebih dari dua slice karena memang nagih 🙂 Sajian ditutup dengan Kue Cubit dengan es krim vanilla.

The Lucy’s Kitchen didekorasi dengan simpel, tempatnya tidak begitu besar namun terlihat rapi dan bersih. Karena letaknya semi outdoor disamping kolam renang, teman-teman bisa merokok namun tersedia ruangan ber-AC yang non-smoking. Pelayanannya juga terbilang cepat kok! Waiter dan Waitress akan langsung datang apabila dipanggil dan pesanan kita akan tiba di meja dalam waktu yang cukup singkat. Untuk harga makanan dan minumannya, rasanya sepadan dengan kualitas yang disajikan dengan pelayanan yang memuaskan.

 

Lokasi:

Jl. KH Mas Mansyur Kav. 13 | Apartemen Sudirman Park, Tower B, GF, Jakarta 10220, Indonesia

No. Telpon: (021) 579 43702

Facebook: https://www.facebook.com/thelucyskitchen

Twitter Chef Yudhi: @yudhiconsultant

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here