Pasar Bisnis Fashion Muslim Berkembang Pesat

0
53

Saat ini, bisnis fesyen muslim tidak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya, produk fesyen dari Indonesia semakin diminati pasar.

Tak hanya di dalam negeri, pasar produk fesyen muslim nasional pun kini semakin diminati pasar mancanegara.

“Indonesia sebagai negara berpenduduk mayoritas muslim masih memiliki potensi pasar besar untuk produk fesyen muslim. Tak hanya pasar domestik, bisnis fesyen dari negara kita terbuka untuk mengembangkan sayap di mancanegara,” kata pemilik Galery Hijabstory Suyud Satria kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan, Hijabstory merupakan wadah bagi para desainer dan pelaku usaha pakaian muslimah di Indonesia. Terkait pemberlakuan pasar bebas masyarakan ekonomi ASEAN (MEA), dia meyakini pihaknya siap menghadapi persaingan pasar bebas itu.

“Kita tidak khawatir dengan kebijakan perdagangan bebas MEA nanti. Karena Hijabstory ini merupakan tempat berkumpulnya orang-orang kreatif yang mampu menghasilkan produk terbaiknya. Produk Indonesia tidak kalah dengan produk dari luar negeri,” ucapnya.

Kini, sekitar 150 tenant bergabung dalam Hijabstory. Sebanyak 90% di antaranya berasal dari Bandung. Semakin banyaknya UKM baru dan untuk mengakomodir mereka, pihaknya berencana menambah store dan galeri.

“Untuk di seluruh Indonesia, pada tahun ini Hijabstory telah memiliki 30 store. Kita optimis ini akan berkembang terus. Targetnya, tahun 2016 nanti kita akan menambah toko hingga 45 store,” tutur Suyud.

Mengenai dampak pelemahan nilai tukar rupiah, dia mengaku tidak ada penurunan yang signifikan. Angkanya hanya sekitar 1%. Sebab, produk fesyen ini sekarang sudah menjadi kebutuhan untuk dipakai.

Berdasarkan catatan Kementerian Perdagangan, pertumbuhan fesyen muslim tumbuh seiring pertumbuhan positif produk fesyen Indonesia secara umum.
Nilai ekspor produk fesyen, pada periode Januari-November 2014 meningkat sebesar 16,59% dibandingkan dengan periode yang sama di 2013.

Pada 2013 nilai ekpsor produk ini sebesar US$11,78 milar. Sedangkan pada periode Januari-November 2014 nilai ekspor mencapai US$12,51 miliar. Pasar luar negeri produk fesyen muslim saat ini tak hanya di wilayah Timur Tengah. Namun, meluas hingga Afrika, Amerika, dan Eropa.

Sumber: inilahkoran.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here