Disperindagkop DIY Siap Fasilitasi Petani Gula Semut

0
20
Ilustrasi gula

YOGYA – Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM DIY akan berkoordinasi dengan instansi terkait di Kulonprogo guna mencegah ribuan produsen dan petani gula semut gulung tikar. Fasilitasi tersebut bisa diberikan untuk membantu petani gula semut baik berupa kemudahan pengangkutan, keringanan pajak, kemudahan sertfikasi hingga promosi produk gula semut dengan mempertemukannya dengan para buyer atau pembeli langsung.

“Kami akan koordinasi dan melihat skema apa yang telah disiapkan pihak Kulonprogo, apabila sudah disiapkan yang memang perlu difasilitasi Pemda DIY maka akan dibantu. Kita juga sebenarnya bisa siapkan kargo untuk mengangkut gula semut tersebut supaya tidak perlu melalui PelabuhanTanjung Emas,” ujar Plh Kepala Disperindagkop dan UKM DIY, Kadarmanta Baskara Aji kepada KR, Senin (05/10/2015).

Aji menuturkan pihaknya siap memfasilitasi untuk mempermudah pengakutan gula semut tersebut langsung dengan pihak cargo agar tidak terlalu lama menumpuk di gudang maupun di pelabuhan sehingga sampai ke negara tujuan ekspor. Selain itu, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Kantor Pajak yang memungkinkan untuk melakukan keringan pajak terhadap UKM yang sampai saat ini memang belum bisa eksis, khususnya dampak kenaikan dolar terhadap rupiah dan kelesuan ekonomi global.

“Kami mencoba untuk meminta keringan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap produk UKM, salah satunya petani gula semut yang terpaksa menaikan harga produknya sehingga ditinggalkan pembeli. Mahalnya harga gula semut ini menyebabkan konsumen enggan membeli, termasuk turunnya ekspor,” tutur Aji.

Apabila dari segi produksi gula semut di Kulonprogo tidak ada masalah sementara persediaannya menumpuk di gudang, pihaknya akan melaksanakan Pameran Produk Ekspor Daerah. Petani gula semut akan difasilitasi untuk bisa ditemukan langsung dengan para buyer. Sebab persoalanya disini tidak hanya biaya ekspor semata, namun mereka belum bertemu langsung dengan para pembeli.

“Kita akan temukan mereka di Jogja Trade Ekspo dan mencarikan buyer yang bisa menerima maupun membeli gula semut tersebut,” imbuhnya.

Terkait keterlambatan perpanjangan sertifikasi produsen gula semut sebagai syarat bagi negara tujuan ekspor, Disperindagkop dan UKM DIY juga bisa memberikan fasilitasi percepatan tersebut, tentunya dibantu eksportir yang bersangkutan nantinya.

Sumber: krjogja.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here