Azzwars Perfume, Parfumnya Kota Padang

0
118
Produk parfum Azzwars Perfume

Apabila teman-teman berkunjung ke kota Padang, Sumatera Barat, jangan hanya pulang membawa oleh-oleh rendang, dendeng, atau keripik balado yang terkenal itu. Sekarang ada Azzwars Perfume yang bisa dijadikan oleh-oleh bagi teman-teman maupun keluarga di rumah.

Berawal dari membantu usaha toko kelontong milik orang tua, kini Topan Adriansyah, pemilik Azzwars Perfume, menguasai bisnis parfum di kota Padang. Brand parfum yang dirintis bersama ketiga saudaranya ini bermodal awal Rp 5 juta. Seiring dengan berjalannya waktu, ternyata usaha parfum yang tadinya sampingan ini berkembang pesat, bahkan melebihi keuntungan warung kelontong dalam tiga tahun. Tidak heran kalau Topan melihat usaha parfum ini berpotensi tinggi asal dikelola dengan serius.

Pada tahun 2003, Topan dan ketiga saudaranya akhirnya memulai bisnis parfum. Saat itu, mereka hanya berjualan parfum yang sudah ada. Lama kelamaan, mereka terpikir untuk meracik parfum sendiri. Berbagai inovasi pun dilakukan untuk memantapkan produknya. Topan mempelajari bisnis parfum secara otodidak melalui buku dan majalah-majalah bisnis. Ia tidak pernah berhenti menggali ilmu hingga akhirnya pada tahun 2006, mereka membangun grosir dan mitra usaha setelah memiliki sejumlah outlet. Di tahun yang sama, Topan mempatenkan usaha parfumnya dengan nama “Azzwars Perfume”.

Pada tahun 2010, Azzwars Perfume sudah memiliki 80 produk parfum eksklusif. Kini, koleksi Azzwars Perfume sudah mencapai 160 produk yang dibagi dalam kategori Eksklusif dan Best Collection. Bahkan, member Azzwars Perfume sudah mencapai 2000-an!

Azzwars Perfume menggunakan parfum yang diproduksi secara khusus di Swiss, Jerman, dan Prancis. Kelebihan Azzwars Perfume dibandingkan dengan parfum lainnya adalah mereka memiliki aroma yang cocok untuk setiap kepribadian dan dapat dipesan sesuai dengan selera customer. Menurut Topan, parfum mencerminkan kepribadian si pemakai, sehingga menjadi lebih percaya diri. Untuk menjaga kualitas produk dan kepuasan customer, Topan dan timnya melakukan review produk. Apabila suatu item tidak memiliki hasil review yang bagus, maka akan diganti dengan item baru.

Tim RumahUKM juga sudah mencoba parfumnya Azzwars Perfume. Menurut hasil percobaan kami dengan item parfum Aurora Woman dan Tropical Clusia, wanginya tahan hingga tiga jam dari pukul 5 sore hingga 8 malam. Itupun sudah dengan keringat dan naik ojek, lho 🙂

Harga parfumnya beragam, yang paling murah Rp 4,000 per mL hingga Rp 18,000 per mL. Topan kerap memberikan diskon namun tetap menjaga kualitas dan keunikan parfum-parfumnya. Menurut Topan, ia tidak masalah mendapat untung sedikit namun mendapatkan banyak pembeli ketimbang mendapat laba banyak namun pembelinya sedikit.

Customer Azzwars Perfume cukup beragam, dari mahasiswa hingga karyawan. Karena bisa dijangkau oleh banyak kalangan, Azzwars Perfume terus berkembang. Kini Topan memiliki delapan outlet di kota Padang, satu di Bukittinggi, satu di Pekanbaru dan satu lagi di Pariaman.

Topan tidak berpuas diri meskipun telah sukses di bisnis parfum yang beromzet besar. Ia menargetkan untuk menjadikan Azzwars Perfume menjadi brand fashion Asia dalam 10 tahun ke depan. Untuk itu, Topan berencana untuk membesarkan usaha parfumnya hingga keluar wilayah Sumatera Barat, bahkan ke kota lainnya di Asia Tenggara seperti Kuala Lumpur dan Singapura. Bagaimana dengan Jakarta? Topan masih mempelajari peta persaingan dan pasar parfum di ibukota.

Alka Azzwars (kemeja biru di depan Pak Bi)
Alka Azzwars (kemeja biru di depan Pak Bi) berpose seusai mengikuti kelas

Oh iya, salah satu sosok dibalik Azzwars Perfume, Alka, turut menghadiri kelasnya Pak Bi di kota Padang pada 9 Mei 2015. Alka merupakan salah satu peserta yang paling aktif lho 😀

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here