Wisata Halal ke Berbagai Negara Semakin Banyak Pilihan

0
8

Berwisata ke luar negeri jadi impian banyak orang. Tapi, khusus bagi kaum muslim, ada banyak kendala yang kerap ditemui saat plesir ke nagara orang. Salah satunya untuk mencari makanan halal.

Hal ini jadi perhatian para pelaku bisnis travel. Tren wisata halal pun digiatkan untuk menjawab permintaan yang cukup tinggi dari masyarakat.

“Wisata halal saat ini memang terus berkembang pesat. Bahkan tidak sekadar tren, tapi sudah jadi kebutuhan dari wisatawan,” ujar Cheriatna selaku Dirut PT. BDR Konsorsium kepada wartawan di Balairung Hotel, Jakarta Timur, belum lama ini.

Tak sebatas pada pemenuhan berbagai kebutuhan dasar seperti makanan, wisata halal juga memfasilitasi para wisatawan untuk menjangkau tempat ibadah.

Perkembangan wisata halal semakin lantaran negara-negara tujuan wisata juga semakin sadar pentingnya unsur halal bagi wisatawan. Sebut saja Korea Selatan, Jepang, Cina, serta sejumlah negara Eropa dan Amerika lainnya.

Mereka terus berbenah diri menyiapkan wisata halal bagi pengunjung. Tidak hanya bagi muslim, tapi juga wisatawan pada keseluruhan. Sebab makanan yang halal tentunya sudah memenuhi standar kelayakan untuk semua orang.

“Jadi wisatawan yang bepergian bersama keluarga atau siapapun, tidak was-was dalam perjalananya,” imbuh Cheriatna.

Berangkat dari pasar wisata halal yang tinggi itulah Cheriatna bersama para pelaku bisnis industri pariwisata dalam komunitas Bisnis Dari Rumah (BDR) yang notabene berbasis UKM membentuk konsorsium berbentuk Perseroan Terbatas bernama PT. BDR Konsorsium.

Melalui konsorsium ini mereka membentuk produk wisata halal untuk kemudian dipasarkan secara bersama-sama.

“Kalau travel jalan sendiri-sendiri dengan jamaah sedikit kan jadi rugi. Kalau bareng-bareng kan jamaah jadi banyak dan ongkos produksi jadi bisa ditekan dan bisa lebih menguntungkan,” kata dia.

Konsorsium saat ini menawarkan kepada travel-travel untuk bisa bergabung menjadi anggota dengan manfaat bisa menjual secara bersama paket tour muslim dan bisa belajar bersama di industri pariwisata yang sangat dinamis.

“Keuntungan bagi member konsorsium juga adalah penggunaan sistem travel berbasis web dan juga desktop yang dapat memudahkan pemilik travel melakukan kegiatan bisnis dan berkomunikasi sesama anggota,” pungkas Cheriatna.

Sumber: Tabloidbintang.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here