Sate Maranggi Purwakarta Punya Cita Rasa Khas, Bahan Dasarnya Harus Berkualitas

0
127
Ilustrasi UKM

Sebelumnya pada artikel “Purwakarta Kampung Maranggi” telah dibahas bagaimana salah satu upaya Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menjaga budaya kuliner daerahnya dengan mendaftarkan HKI untuk indikasi geografis bagi Sate Maranggi Purwakarta. Upaya Bupati yang biasa disapa Kang Dedi untuk membuat Sate Maranggi mendunia tidaklah berhenti sampai di situ.

Meski digemari banyak orang baik itu masyarakat Purwakarta maupun masyarakat Indonesia lainnya, Kang Dedi tidak mau berhenti mempromosikan Sate Maranggi Purwakarta. Kang Dedi juga ingin Sate Maranggi bsia dinikmati masyarakat dunia.

Untuk dinikmati masyarakat global, tentu diperlukan standardisasi untuk menjaga kualitas Sate Maranggi Purwakarta.

“Ada beberapa langkah yang dilakukan untuk menjaga kualitas sate maranggi. Agar senantiasa memiliki standardisasi mutu yang jelas,” ujar Dedi Mulyadi.

Menindaklanjuti misinya tersebut, Dedi Mulyadi bergerak cepat untuk menjalin kerjasama dengan Serambi Petani Indonesia, terutama dalam hal penyediaan bahan-bahan pangan organik. Bahan-bahan organik sendiri sangat diperlukan jika ingin menjadikan Sate Maranggi Purwakarta sebagai kuliner yang sehat untuk dikonsumsi, dan tentu turut meningkatkan cita rasanya.

Sekjen Serambi Petani Indonesia Eep S. Maqdir bersama Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi jalin kerjasama.
Sekjen Serambi Petani Indonesia Eep S. Maqdir bersama Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi jalin kerjasama.

“Sate maranggi memiliki bahan dasar yang harus dijaga mutunya. Karena harus dijaga mutunya, maka kita harus memiliki sumber-sumber, mengumpulkan bahan-bahan baku sebagai bahan bumbu sate maranggi, apakah tomat, apakah cabe, apakah cengek atau rawit, apakah bahan-bahan lainnya seperti gula dan sejenisnya. Kita bekerjasama dengan Serambi Petani Indonesia, dengan harapan ke depan seluruh bumbu sate maranggi dan sayur-sayur yang menemani ketika makan semuanya berbahan organik yang terjaga kualitas dan mutunya. Sehingga orang yang makan sate maranggi adalah dijamin kesehatan tubuhnya.” lanjut Kang Dedi.

Sekjen Serambi Petani Indonesia Eep S. Maqdir menyambut gembira inisiatif dari Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Menurut praktisi pertanian organik ini akan lebih baik jika petani-petani penyedia bahan-bahan dasar Sate Maranggi Purwakarta dibekali pengetahuan dan keterampilan bertani organik. Karena bahan-bahan organik memang baik untuk kesehatan dan juga baik untuk cita rasa Sate Maranggi Purwakarta itu sendiri.

“Alhamdulillah hari ini kita sudah mengadakan penandatanganan kerjasama dengan Kabupaten Purwakarta dalam rangka meningkatkan kualitas dari maranggi Purwakarta,” ujar Eep.

“Bahan-bahan nanti yang akan digunakan di dalam masakan maranggi ini akan diusahakan semuanya menggunakan organik. Supaya sehat, kemudian juga rasanya lebih enak lagi. Kemudian ini juga akan membantu petani-petani yang ada di Purwakarta untuk bisa berkebun cabe dan tomat sehingga bisa memenuhi kebutuhan dari pelaku bisnis maranggi di Purwakarta ini.” lanjut Eep.

Dengan langkah menjalin kerjasama bersama Serambi Petani Indonesia, satu per satu fondasi pembangunan Sate Maranggi Purwakarta untuk Go International pun semakin terbentuk. Kang Dedi tentu tidak ingin Sate Maranggi Purwakarta hanya menjadi pemeriah ragam kuliner Indonesia, maka dari itu kualitas terbaik adalah tujuan dari proses branding Sate Maranggi Purwakarta ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here