Raih Sukses di Usia Muda Dari Bidang Fashion

0
33
Yasa Singgih - Pemilik Brand Mens Republic

Mendirikan sebuah usaha secara mandiri memang tak mudah. Namun, bukan berarti setiap orang tidak memiliki peluang menjadi pengusaha. Bahkan, umur bukanlah kendala bagi yang ingin serius berbisnis.

Hal itu dibuktikan oleh Yasa Singgih.Yasa mulai merintis usaha dengan mendirikan brand fashionMen’s Republic di usia yang terbilang muda. Apa yang membuat ia berani untuk terjun menjadi pengusaha? Dan, apa pula kunci sukses yang ia terapkan dalam menjalani bisnis tersebut? Berikut kutipan wawancara KORAN SINDO dengan pria kelahiran Bekasi, 23 April 1995 ini.

Apa yang membuat Anda tertarik menjadi pengusaha?

Saat saya berusia 15 tahun, ayah jatuh sakit. Terjadi penyempitan pembuluh darah dan membutuhkan dana besar untuk proses pengobatannya, sehingga membuat saya yang saat itu sedang duduk di bangku kelas III sekolah menengah pertama (SMP) tidak ingin menambah beban orangtua. Saya berpikir, mungkin dengan tidak meminta uang jajan kepada mereka sudah dapat membantu meringankan beban. Dari situ, saya mulai berani mencoba bekerja agar mempunyai penghasilan sendiri. Meskipun usaha kecil-kecilan yaitu jualan baju, ternyata hasilnya lumayan.

Bagaimana awal mula mendirikan usaha di bidang fashion?

Saya mendapatkan banyak cerita dari teman-teman bahwa Pasar Tanah Abang adalah tempat mencari barang dagangan untuk dijual kembali. Akhirnya, saya memberanikan diri ke sana. Sesampainya di Tanah Abang, saya berpikir, sayang sekali baju-baju itu hanya dijual di toko. Saya lantas punya ide untuk membantu menjual secara online.

Kemudian, saya mencoba meminjam barang-barang di beberapa toko untuk saya jual kembali. Cara itu berjalan, keuntungan yang saya dapat juga lumayan. Awalnya kepepetkarena tidak ada uang jajan, namun setelah merasakan ada hasilnya, saya justru senang dan ketagihan. Hingga saya dapat mengumpulkan modal dan membuat produk sendiri dengan brandMen’s Republic.

Sejak kapan brandMen’s Republic resmi berdiri?

Sejak menjalankan usaha via online dengan menjual barang-barang orang lain, saya sudah membuat toko online dengan nama tersebut. Kemudian, sekitar 1,5 tahun lalu, produk dari brand Men’s Republic secara resmi hadir. Saat ini produk Men’s Republic tidak hanya dijual secara online, tetapi juga sudah masuk ke beberapa mall.Produknya beragam, mulai kaus, sepatu, sandal, dan pakaian dalam.

Apa yang membuat Anda yakin menjalankan usaha ini?

Saya memilih bisnis ini karena ada hasil yang jelas. Berbekal pengalaman saya menjual baju dari produk orang lain dan ternyata respons pasar bagus. Kemudian, saya berpikir, kenapa tidak membuat produk dan brandsendiri saja? Saya pernah menjalani dan tahu hasilnya. Saya juga berpikir, bisnis fashionitu tidak ada matinya. Tinggal kita berpikir bagaimana mengembangkannya agar bertahan.

Keyakinan saya bertambah ketika saya mengalami kegagalan. Saya pernah mendirikan usaha kafe di dua tempat sekaligus dan hanya bertahan 10 bulan. Kerugian yang saya alami tidak tanggung-tanggung. Masalah yang cukup berat bagi anak berusia 18 tahun yang harus fokus menghadapi UAN SMA. Saya sadar, ternyata kesalahan saya saat itu karena tidak fokus pada satu bisnis. Akhirnya saya berusaha menjalankan usaha lagi ketika menginjak usia 19 tahun.

Apa saja kendala yang Anda rasakan?

Kesulitan yang saya alami saat ini adalah bagaimana saya dapat mem-bagi waktu antara kuliah dan bisnis. Kemudian, membangun tim kerja yang baik dan menjaga kekompakan itu. Saya harus belajar menjadi leaderbagi mereka yang bekerja dengan saya. Selain itu, saya harus berpikir bagaimana bisnis ini dapat berkembang terus-menerus. Sebab, saya juga bertanggung jawab pada nasib para distributor brandini.

Adakah kisah unik saat mendirikan bisnis?

Waktu umur saya masih di bawah 17 tahun, saya belum punya KTP dan tidak bisa membuat rekening bank pribadi. Itu cukup menyulitkan saya, sebab masih pinjam KTP dan nomor rekening orangtua. Sampai daftar merek dan Hak Kekayaan Intelektual juga menggunakan nama orangtua. Setelah mempunyai KTP, baru saya bisa buat PT sendiri. Kejadian unik lain, karena saya masih muda, jadi ketika ingin bertemu pihak pabrik saja kadang masih dianggap remeh.

Namun, ada manfaat yang terasa dari pengalaman saya berkomunikasi dengan orang dewasa dan lebih tua dari saya. Pembawaan saya juga sekarang jadi lebih dewasa dan terlihat tua, karena sering berada di lingkungan yang lebih banyak orang dewasanya. Lucunya, banyak juga yang mengira saya sudah berkeluarga dan punya anak gara-gara pembawaan saya itu.

Apa manfaat yang sudah Anda dapat?

Bisnis ini mengubah hidup saya. Saya merasa, di saat anak muda lain masih meminta uang jajan ke orangtua, saya sejak usia 15 tahun sudah bisa menghasilkan uang sendiri. Saya bersyukur, dari bisnis ini saya berhasil membeli rumah sendiri. Jadi, ketika anak muda lain sedang santai, saya berpikir bagaimana caranya saya berlari lebih dulu dari mereka. Kemudian, ketika mereka mulai berlari, mungkin saya sudah sampai di garis finish. Jadi, semakin cepat juga saya mencapai kesuksesan itu.

Apa kunci sukses menjadi pengusaha muda?

Menurut saya, perlu tiga hal penting menjadi seorang pengusaha. Pertama yaitu attitude. Sebuah bisnis dapat berkembang juga berdasarkan kualitas pemiliknya. Bagaimana menjaga networking yang baik, keramahan dengan orang lain. Kedua,dalam menjalankan bisnis, dibutuhkan motivasi. Kita butuh alasan mengapa ingin berjuang di bisnis tersebut.

Terakhir dan yang paling penting yaitu strategi berbisnis. Intinya, menjadi seorang pengusaha adalah berani mengambil risiko. Apa target Men’s Republic ke depan? Hampir semua jenis produk sudah ada, kecuali celana jeans. Harapan saya tahun ini, semua produk dapat terlengkapi. Kami ingin membuat Men’s Republic sebagai brand fashionpria terlengkap dengan target anak muda dan harga yang terjangkau. Target pasar yaitu kelas menengah dan menengah ke bawah. Target lain adalah memiliki jumlah distributor sebanyak 500. Saat ini masih sekitar 100 distributor.

Sumber: koran-sindo.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here