Peluang Bisnis Cokelat Rendang Masih Terbuka Lebar. Tertarik?

0
14

Setiap bulannya, pemilik cokelat rendang mampu meraup omset hingga Rp 50.000.000

PADANG – Cokelat adalah salah satu makanan favorit semua orang bahkan dari semua kalangan. Hal ini membuat ceruk bisnis cokelat masih terbuka lebar. Maka dari itu, para pengusaha cokelat yang sudah eksis terus berinovasi dari segi rasa agar tidak ditinggal oleh para penggemarnya. Cokelat rasa rendang alias cokelat rendang mampu diperhitungkan dari segi rasa dan peluang usaha ini.

Adalah Rita Oktarina, pemilik usaha dari cokelat Racy Chocolate asal Padang, Sumatera Barat, yang membuat resep cokelat rasa rendang pertama kali tahun 2011. Rita sudah menjadi pembuat cokelat sejak tahun 2007, yakni cokelat karakter yang dijual di toko-toko makanan. Setelah sudah banyak pengusaha lain yang mengekor produknya, kemudian ia mencari ide lain untuk membuat sesuatu yang berbeda. Untuk membuat cokelat rasa rendang ini, Rita mencampur cokelat dengan suwiran rendang ketika diolah.

Ternyata peminat cokelat rendang ini cukup banyak hingga dia berhasil mendapatkan penghargaan UKM Award PT Semen Padang dalam kategori inovasi dan pengembangan Usaha di tahun 2012. Saat ini kapasitas produksi Racy Chocolate rasa rendang mencapai 500 bungkus per bulan. Selain rendang, Racy Chocolate juga memiliki varian rasa seperti green tea, hazelnut, kelapa, ubi ungu dan kacang. Jika dihitung-hitung, Rita bisa menjual hingga 1.000 pak cokelat dengan berbagai ukuran dengan menghabiskan 400 kg kakao yang diambil dari petani di Sumatera Barat.”Dari semua varian rasa, produk unggulan kami tentunya rasa cokelat rendang,” ungkap Rita.

Harga jual cokelat rendang ini sebesar Rp 18.000 sampai Rp 20.000 per pak. Rita mengatakan seluruh produksi tiap bulan selalu habis terjual. Tidak heran ia meraup omzet hingga Rp 50.000.000 per bulan. Apalagi jika musim liburan tiba, Rita harus meningkatkan produksinya dua kali lipat untuk memenuhi permintaan. Dengan begitu, omzetnya pun ikut terangkat.
Selain dari Padang, pengusaha cokelat di Yogyakarta juga menawarkan cokelat rasa rendang yaitu Cokelat Monggo. Thierry Detournay pemilik cokelat ini mengatakan bahwa baru saja ia mengeluarkan edisi cokelat rendang. Pemintanya sangat tinggi, tidak kalah dengan cokelat rasa lainnya seperti cokelat rasa cabai atau cokelat rasa lokal lainnya.

Produksi Cokelat Monggo ini di produksi 300 kg per hari dengan menghabiskan kakao 6 ton per bulan. Kisaran harga jual bervariasi mulai dari yang berukuran kecil yaitu 5 gram dihargai Rp 2.000 hingga ukuran kotak besar dengan rasa lengkap mencapai Rp 200.000. Sayangnya, Thierry enggan untuk menyebutkan total omzet perbulan. Lantaran masih baru, untuk penjualan Cokelat Monggo rasa rendang, lokasinya masih di gerai oleh-oleh cokelat di sekitaran pabrik Monggo di kawasan Kotagede, Yogyakarta saja.

Sumber: jitunews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here