UKM Solok Terima Bantuan Alat Penyulingan Minyak Atsiri

0
259

Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian memberikan bantuan berupa alat penyulingan minyak Atsiri kepada petani di Kota Solok, Sumatera Barat. Bantuan tersebut diserahkan oleh Wali Kota Solok, Irzal Ilyas, kepada kelompok tani Nilam Sari yang merupakan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di bidang pertanian di Kelurahan Tanah Garam.

Irzal Ilyas di Solok, Selasa (2/6) mengatakan jika bantuan yang didapatkan tersebut, merupakan tanggapan dari proposal bantuan yang disampaikan oleh kelompok tani Nilam Sari melalui dinas Pertanian daerah setempat kepada Dirjen IKM kementrian Pertanian.

Budidaya tanaman Nilam diharapkan bisa lebih ditingkatkan lagi, karena dengan memproduksi minyak Nilam merupakan sebuah usaha yang menjanjikan, sekaligus akan dapat meningkatkan kesejahteraan pelakunya.

Dengan adanya keseriusan yang berkelanjutan dari Dinas Pertanian Kota Solok dalam memberikan pembinaan terhadap masyarakat petani, budi daya tanaman Nilam hingga sampai kepada proses penyulingannya akan berpotensi dan berperan penting dalam upaya pengentasan kemiskinan di daerah itu.

Melalui perhatian yang diberikan oleh pemerintah, maka Industri Kecil dan Menengah (IKM) akan mampu berperan secara signifikan dalam struktur industri nasional. Dengan begitu dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang berdampak kepada berkurangnya angka pengangguran dan angka kemiskinan di wilayah tersebut.

Selain itu Irzal Ilyas menambahkan dalam rangkuman kebijakan industri nasional terdapat beberapa komoditas IKM yang dikembangkan, salah satunya adalah minyak atsiri. Seperti diketahui bahwa minyak atsiri merupakan komoditas unggulan nasional yang diekspor kemancanegara.

Oleh karena itu Pemerintah Kota Solok akan terus berupaya dalam mengembangkan lapangan usaha yang berorientasi kepada penciptaan lapangan kerja. Adapun sasaran dari program yang telah dilaksanakan tersebut adalah untuk menjadikan sebuah wadah untuk mendukung Kota Solok sebagai kota perdagangan dan jasa.

Berdasarkan dari hal tersebut, Pemkot Solok mengimplementasikannya melalui bantuan, bimbingan teknis dan peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia pelaku IKM, terutama pada komoditas minyak atsiri melalui pelaksanaan pelatihan GMP Minyak Atsiri yang telah dilaksanakan pada April 2015.

Sementara itu kepala Dinas Pertanian Solok, Jefrizal mengatakan bahwa pengembangan dan pengolahan minyak atsiri merupakan langkah strategis dalam memacu pertumbuhan perekonomian daerah. Selain dapat meningkatkan kesempatan kerja, juga meningkatkan nilai tambah dan daya saing.

Pembudidayaan tanaman Nilam juga merupakan sebuah upaya untuk memproduktifkan lahan tidur yang ada di daerah setempat. Dinas Pertanian Solok juga telah melakukan program pembudidayaan tanaman serai wangi dan hasil dari pengolahan Serai wangi tersebut telah mempu menerobos pasar nasional.

Sumber: beritadaerah.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here