Rumah UKM dan Serambi Petani Indonesia Jalin Kerjasama

0
95

Pada 22 Mei 2015, Perkumpulan Rumah UKM dan Serambi Petani Indonesia menandatangani MOU kerjasama di kantor Rumah UKM, Fatmawati. Perkumpulan Rumah UKM diwakili oleh Pak Subiakto selaku Ketua Perkumpulan dan Serambi Petani Indonesia diwakili oleh Eep S. Maqdir atau dikenal sebagai Kang Eep selaku Sekjen Yayasan.

Rumah UKM dan Serambi Petani Indonesia memiliki kesamaan tujuan terutama dalam bidang pengembangan Usaha Kecil Menengah dimana didalamnya termasuk bidang Pertanian. Bersama-sama sepakat untuk meningkatkan kualitas Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) terutama dalam rangka mendukung usaha kemandirian pangan Indonesia sebagai dasar bagi ketahanan ekonomi nasional.

RumahUKM akan mendukung penuh Serambi Petani Indonesia dalam melakukan penyelenggaraan kegiatan pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan, penyelenggaraan pengkajian dan konsultansi dan lain-lain.

20150522_112629
Pak Bi dan Kang Eep menandatangani MoU kerjasama Rumah UKM dan Serambi Petani Indonesia

 

Serambi Petani Indonesia memposisikan diri menjadi salah satu penggerak perubahan pertanian Indonesia sebagai sebuah yayasan yang berdiri sejak 23 Mei 2014, dengan visi: mewujudkan Kemandirian Pangan Indonesia dan misinya yaitu menjadi inovator, mentor, motivator, inkubator, dan praktisi pertanian Indonesia, serta membangun sistem pertanian organik Indonesia, dari hulu hingga ke hilir.

Ketahanan pangan adalah terpenuhinya cadangan pangan bagi Indonesia. Impor dan rekayasa produksi pertanian yang tidak sehat menjadi jalan keluar instan untuk memenuhi cadangan makanan negara. Itulah sebabnya, dalam 10 tahun terakhir ini Indonesia kehilangan 5 juta keluarga petani. Mereka sudah tidak mau lagi bertani, menjalankan pertanian sekedar menanami lahan yang ada, bahkan beralih profesi.

Serambi Petani Indonesia percaya, mengembalikan kemandirian pangan bangsa dilakukan melalui tiga pilar yaitu: Teknologi Budidaya, Teknologi Panen & Pasca Panen, Teknologi Pemasaran.

Tiga pilar tersebut diimplementasikan oleh Serambi Petani Indonesia dengan rangkaian kegiatan yang digolongkan dalam tiga bidang: sosial, kemanusiaan, dan keagamaan. Bidang sosial meliputi pendidikan dan pengetahuan, penelitian, mendirikan laboratorium pertanian dan lembaga sertifikasi pertanian. Serambi Petani Indonesia memiliki beberapa kebun laboratorium di: Gorontalo; Manggahang Baleendah, Kabupaten Bandung; dan Laboratorium Singkong Indonesia di Bandung, Gorontalo, Palu, Balikpapan, Gowa, Samarinda, dan Dairi di Sumatera Utara.

Dalam bidang kemanusiaan, antara lain memberikan bantuan kepada yang membutuhkan, memberikan perlindungan konsumen, melestarikan lingkungan hidup. Kegiatan di bidang keagamaan adalah mendirikan sarana ibadah, menyelenggarakan pondok pesantren dan madrasah, menerima dan menyalurkan zakat/infaq/sedekah. Kini progres pembangunan Masjid Serambi Petani Indonesia sudah mencapai 50%, menjadi mesjid pertama di Indonesia yang diberi nama “petani” sebagai wujud penghormatan kepada petani Indonesia.

Memajukan pertanian Indonesia tidak bisa dilakukan secara sporadis, tetapi perlu dilakukan bersama-sama dengan kesadaran penuh dari semua unsur masyarakat. Untuk itu, Serambi Petani Indonesia memiliki beberapa wadah dan program yang aktif berperan dalam masyarakat.

Di antaranya, Gerakan Kemandirian Pangan Indonesia, Sahabat Tani Organik Indonesia, Komunitas Organik Nusantara (Kogantara), dan Program Dapur Mandiri Organik. Wadah-wadah tersebut melaksanakan program-program seperti:

  1. Memberikan pelatihan budidaya organik kepada masyarakat luas, dibiayai oleh dana CSR dan donatur,
  2. Memberikan pelatihan budidaya organik di lembaga-lembaga, atas permintaan lembaga,
  3. Menerbitkan berbagai materi pendidikan pertanian organik: buku, majalah, audio visual, dan website,
  4. Membangun Komunitas Organik Nusantara,
  5. Membentuk kelompok-kelompok belajar petani,
  6. Membentuk lembaga Sertifikasi Organik,
  7. Membentuk sukarelawan Sahabat Tani Organik Indonesia,
  8. Membentuk tim peneliti pertanian organik,
  9. Membangun portal Jejaring Sosial Pertanian Organik Indonesia.

Serambi Petani Indonesia dapat diakses di website resminya yaitu www.serambipetani.org dan kang Eep di https://www.facebook.com/kang.eep.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here