Nikmatnya Sate Maranggi Purwakarta

0
152

Pernah coba Sate Maranggi? Kalau belum, sekarang saatnya mampir ke Purwakarta. Sate Maranggi biasanya terbuat dari daging kambing dan daging sapi. Sate Maranggi berbeda dengan sate lainnya, karena bumbunya terbuat dariΒ kecapΒ yang memiliki cita rasa paduan manis, asam, dan pedas. Paduan rasa ini muncul karena bumbu Sate Maranggi terbuat dari kecap, sambal cabai hijau ditambah sedikit cukaΒ lahang (cuka yang terbuat dari aren). Saat disajikan, bumbu kecap itu dilengkapi dengan sambal tomat dan dihidangkan dengan ketan bakar atau nasi timbel.

Sate Maranggi dijual di sepanjang Jalan Raya Cibungur yang dapat dengan mudah diakses dari Jakarta setelah keluar dari pintu Tol Cikampek. Namun, ada satu warung makan yang tidak pernah sepi, yaitu Warung Makan Sate Maranggi Cibungur. Apa sih keunggulan Sate Maranggi Cibungur dibandingkan warung lainnya? “Katanya orang-orang yang kesini sih dagingnya empuk, bau kambingnya nggak terasa, sama sambelnya juga,” ujar Ibu Yeti, pemilik Warung Makan Sate Maranggi Cibungur yang telah berjualan sate selama 20 tahun.

Pada awalnya, bapaknya Ibu Yeti berjualan es kelapa hingga akhirnya beliau turut serta berjualan sate dengan racikannya sendiri. Kini, di Warung Makan Sate Maranggi Cibungur, saudara-saudara Ibu Yeti turut bergabung dan saling melengkapi dengan jualannya sendiri-sendiri. Ibu YetiΒ lebih suka kalau usahanya ini disebut sebagai warung makan dibandingkan restoran, padahal tempatnya bisa menampung lebih dari 200 orang, lho!

20150415_133231
Pak Bi sedang berbincang dengan Ibu Yeti

Setiap porsi Sate Maranggi terdiri dari sepuluh tusuk sate disajikan bersama sambal tomat segar. Terbuat dari potongan tomat dan cabai rawit merah utuh yang diulek bersama dalam sebuah cobek ukuran besar. Bahkan yang membuat sambal ini harus memakai masker karena aroma pedas yang sangat menyengat. Kata Ibu Dwita dan Pak Bi yang sejauh ini selalu mampir ke warungnya Ibu Yeti setiap ke Purwakarta, saat potongan daging mendarat di mulut, ternyata rasa gurih manisnya sangat meresap. Tekstur dagingnya juga empuk sekali dan pas dengan sambal tomat yang sangat pedas.

20150415_124536
Ini lho yang namanya Sate Maranggi

Jangan heran kalau menemukan serabut kasar yang melapisi daging, karena itu adalah lengkuas. Bumbu rahasia Ibu Yeti menjadikan daging tetap empuk sekaligus dengan rasa gurih manis yang pas. Apalagi daging direndam dengan bumbu sebelum dibakar. Wah, nggak heran kalau pejabat hingga artis langganan makan sate disini.

Warung ini juga menyediakan menu lainnya yang dijajakan oleh anggota keluarga Ibu Yeti, seperti gado2, nasi tutug oncom dan berbagai macam gorengan seperti combro dan pisang goreng. Tak lupa es kelapa yang segar yang pas untuk menemani santap siang.

Setiap harinya, Warung Makan Sate Maranggi Cibungur buka pukul 08.00 hingga pukul 18.00. Warung sate ini mampu menghabiskan 50 kilogram daging kambing dan sapi setiap harinya. Bahkan, jika sedang ramai pengunjung, kebutuhan daging bisa mencapai 100 hingga 200 kilogram.

CD5Pfy_UUAANVAu
Suasana bakar-bakaran Sate Maranggi

Daya tarik Sate Maranggi khas Ibu Yeti ini membuat orang datang jauh-jauh dari luar kota. Menurut Ibu Dwita, banyak mobil berplat nomor B dari Jakarta yang memenuhi tempat parkir Warung Sate-nya Ibu Yeti. Warung Makan Sate Maranggi Cibungur telah menjadi destinasi dari kota Purwakarta.

Warung Makan Sate Maranggi Cibungur
Jl. Raya Cibungur, Purwakarta
Jawa Barat
Telpon: (0264) 351077

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here