Menteri Rachmat: Semua Negara ASEAN Siap Hadapi MEA

0
15
Ilustrasi ASEAN

JAKARTA, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel menegaskan hingga saat ini mekanisme penghitungan tingkat implementasi AEC Blueprint dalam mewujudkan Masyarakat Ekonomi ASEAN/MEA (ASEAN Economic Community Scorecard) telah mencapai 90,5%. Semua negara ASEAN memiliki komitmen tinggi untuk memastikan tingkat implementasi perwujudan MEA hingga 100%.

“Fokus utama pembahasan pertemuan kali ini adalah tingkat pencapaian AEC Scorecard (mekanisme penghitungan perwujudan Masyarakat Ekonomi ASEAN secara kuantitatif). Saat ini AEC Scorecard telah mencapai 90,5%. Itu berarti ASEAN telah menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan MEA tahun 2015. Semua negara anggota ASEAN diminta lebih keras dalam mencapai tingkat implementasi 100%,” tegas Mendag Rachmat Gobel di Kuala Lumpur, kemarin (26/4).

Mendag Rachmat menjelaskan isu kerja sama ASEAN di sektor perdagangan jasa menjadi perhatian utama. Sebab liberalisasi sektor ini akan semakin ditingkatkan melalui Paket 10 ASEAN Framework Agreement on Services (AFAS). Di Kuala Lumpur, Mendag Rachmat Gobel dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil menghadiri Pertemuan Dewan Masyarakat Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Community Council) ke-13. Pertemuan ini merupakan Rangkaian Pertemuan KTT ASEAN Ke-26.

Pertemuan AEC Council kali ini memiliki beberapa agenda penting, antara lain laporan AEC Council kepada ASEAN Leaders tentang perkembangan dan capaian implementasi komitmen AEC Blueprint beberapa Kementerian/Sektor (Ministerial Sectoral Bodies) yang berada dibawah koordinasinya sepanjang periode implementasi (selama periode 2007-2015). Selain itu, para Menteri AEC Council juga akan membahas arah kebijakan strategis Masyarakat Ekonomi ASEAN pada periode 2016-2025, membahas peningkatan konektivitas ASEAN, serta menyiapkan arahan dari para Pemimpin ASEAN untuk isu-isu yang belum dapat diimplementasikan, khususnya isu-isu lintas sektoral dan lintas pilar.

Pertemuan juga membahas visi MEA pasca 2015. Para Menteri Ekonomi ASEAN berpandangan bahwa integrasi ekonomi di kawasan perlu semakin diperdalam dengan fokus mengurangi hambatan-hambatan nontarif, peningkatan fasilitasi perdagangan kepada sektor bisnis khususnya UKM, dan pemerataan pembangunan di kawasan, sehingga integrasi ekonomi ASEAN dapat memberikan manfaat bagi seluruh Masyarakat ASEAN. Penyelesaian visi Masyarakat Ekonomi ASEAN pasca 2015 diharapkan dapat berjalan selaras dengan visi kedua Masyarakat ASEAN lainnya, yaitu Masyarakat Politik-Keamanan ASEAN dan Masyarakat Sosial-Budaya ASEAN.

Sumber: Jitunews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here