Icip-icip Kuliner Cirebon Part 2

0
348

Setelah hari pertama kekenyangan makan Nasi Jamblang, Tahu Gejrot, dan Empal Asem, kami melanjutkan petualangan kuliner di hari kedua kami di Cirebon.

Setiap kami ke Cirebon, kami selalu menginap di Hotel Metland Cirebon. Selain nyaman dan bersih, yang kami suka dari Hotel Metland adalah menu sarapan khas Cirebon yang berganti setiap hari! Ketika kami menginap, ada Nasi Jamblang dan Empal Cirebon. Menurut kami, ini adalah cara yang bagus oleh pihak hotel dalam mengenalkan budaya lokal Cirebon.

Hotel Metland Cirebon
Jl. Siliwangi No.61, Cirebon, Jawa Barat 45121, Indonesia
Telp +62 231 200222

Nasi Lengko

cirebon insert foto 6
Nasi Lengko

Siang harinya, kami makan siang di Nasi Lengko H. Barno. Nasi Lengko adalah hidangan yang sangat populer, mudah ditemukan di berbagai tempat di Kota Cirebon. Bahan-bahan yang digunakan cukup sederhana, terdiri dari nasi putih, tahu, tempe, mentimun, taoge, dan daun kucai (seledri) yang kemudian ditaburi bawang goreng serta disiram bumbu kacang dan kecap. Lebih enak lagi jika ditemani kerupuk dan emping yang biasa tersedia di atas meja warung.

Hampir semua anggota rombongan minum jus jeruk karena panasnya cuaca Cirebon hari itu. Kami terkejut dengan banyaknya porsi Nasi Lengko, lengkap dengan sate kambingnya. Ternyata sambal kacangnya jauh lebih pedas dari dugaan kami!
Nasi Lengko H. Barno
JL. Pagongan No. 15 B, Cirebon.

Cirebon Culinary Night, Gedung BAT
Kami kembali menuju hotel hingga malamnya wisata kuliner di depan Gedung BAT (British American Tobacco). Gedung BAT Cirebon adalah Benda Cagar Budaya nomor satu di Kota Cirebon, dirancang oleh arsitek F.D. Cuypers & Hulswit untuk perusahaan rokok SS Michael, dengan corak gaya art deco. Gaya art deco ini berasal dari awal tahun 1920-an hingga berakhirnya Perang Dunia II. Hingga kini pun, gedung BAT masih terlihat elegan dan klasik.

Gedung BAT
Gedung BAT

Nah, Cirebon Culinary Night atau BAT Culinary Night ini berawal dari penertiban pedagang kaki lima (PKL) oleh Pemerintah Kota Cirebon. Pemkot menyiapkan tempat di depan gedung BAT sebagai tempat relokasi PKL, dan kini menjadi tempat nongkrong wajib bagi para Agabon atau Anak Gaul Cirebon.
Disini, Admin mencoba berbagai jajanan dan makanan khas Cirebon seperti sate kalong, bandeng isi, dan ayam goreng serta es doger. Jangan tertipu dengan namanya, sate kalong ternyata adalah daging kerbau yang diiris tipis-tipis dan ditusuk dengan tusuk sate, dihidangkan dengan saus kacang. Sekilas, sate kalong terasa seperti dendeng yang manis. Bandeng isi ternyata laris banget di BAT Culinary Night! Alhasil kami makan satu bandeng isi untuk berempat, hehe… Bandeng isi ini dagingnya diganti dengan daging ayam, dinikmati dengan sambal dan nasi hangat.
Selanjutnya, kami mencoba Mie Koclok dan Docang, Mie Koclok? Bukannya Mie Kocok? Nggak salah kok, memang namanya Mie Koclok kalau di Cirebon, dan sedikit banyak berbeda dengan Mie Kocok khas Bandung. Mienya berkuah kental berwarna putih, terbuat dari kaldu ayam dan santan dengan isian dada ayam suwir, kol, tauge, telur, ditaburi dengan seledri, daun bawang, dan bawang goreng.

Sebenarnya Docang adalah menu sarapan favorit masyarakat Cirebon. Namun dinikmati malam-malam juga tetap nikmat. Sekilas, Docang terlihat mirip lontong sayur, karena bahan-bahannya dan sama-sama berkuah. Sepiring docang terdiri dari irisan lontong, daun singkong, tauge yang disiram kuah oncom panas dan ditaburi dengan kelapa parut, kerupuk putih yang dihancurkan dan oncom yang diremah. Sayangnya, Admin dan rombongan RumahUKM belum sempat mencoba Docang, namun rekan kami yang mencoba bilang kalau rasanya unik dan segar!

cirebon insert foto 8

Sebagai penutup, kami menikmati es doger. Ternyata es doger berasal dari Cirebon, lho! Dulu es doger dijual dengan dipikul oleh abang penjualnya, namanya juga masih es serut. Karena sekarang memakai gerobak, makanya dinamakan es doger yang merupakan singkatan dari dorong gerobak. Aslinya, es doger hanya memakai tapai, ketan hitam, dan pacar cina. Awalnya es doger dijajakan sebagai pelepas dahaga karena zaman dulu susah untuk mendapatkan minuman dingin.

Gedung BAT
Jl. Pasuketan, Kampung Kebumen (persis di seberang kanan Gedung Bank Mandiri) Cirebon.

Bagi yang berminat mencoba Mie Koclok dan Docang paling hits se-Cirebon, bisa coba main-main kesini:
Mie Koclok Panjunan
Jl. Pekarungan No. 104
Cirebon

Docang Ibu Kapsa (warung tenda)
Jl. Siliwangi, Cirebon.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here