3 Program Ridwan Kamil Agar Warga Bandung Tidak Bengong

0
21

TEMPO.CO , Bandung: Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan saat ini Indeks Pembangunan Manusia (IPM) warga Bandung masih lemah dalam sisi daya beli. Untuk menambal kekurangan tersebut, Ridwan menggunakan tiga cara untuk meningkatkan daya beli masyarakat.

“Cara-cara ini membuat warga Bandung tidak bengong. Ibu-ibu di rumah minimal bisa menabung, dan belanja dengan hasil usaha sendiri,” kata Emil, sapaan akrab Ridwan, saat ditemui di Gedung DPRD Kota Bandung, Jalan Sukabumi, Bandung, Senin, 30 Maret 2015.

Tiga langkah Ridwan di antaranya dengan konsep ekonomi kreatif, kredit dengan bunga ringan bagi warga Bandung, dan merevitalisasi pasar-pasar di Kota Bandung.

Ridwan menjelaskan konsep ekonomi kerakyatan sudah dilakukan sejak lama. Dengan konsep ini, Ridwan mengimbau warga Bandung agar menciptakan satu produk per satu kecamatan. Tujuannya, agar warga Bandung yang tidak bekerja di setiap kecamatan memiliki penghasilan.

Adapun kredit bunga ringan diberikan untuk mengurangi beban masyarakat menengah ke bawah dengan memberi kemudahan mendapatkan pinjaman. Warga Bandung, kata Ridwan, dapat memperoleh pinjaman dengan bunga sebesar 4-6 persen saja per tahun melalui Bank Perkreditan Rakyat Kota Bandung.

“Karena sistem kami tidak mempersulit, maka peminjam harus punya usaha atau rencana usaha yang meyakinkan,” kata Ridwan.

Selain memiliki bisnis atau rencana bisnis yang menarik, hanya pemilik kartu tanda penduduk Bandung yang berhak memperoleh kredit murah ini. Warga Bandung yang berminat, kata Ridwan, akan mengajukan proposal bisnis kepada tim Pemkot Bandung. “Semua ini Pemkot lakukan untuk melawan rentenir yang menjerat pedagang kecil,” ujar RIdwan.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bandung akan mencairkan dana sebesar Rp 32 miliar untuk memberi pinjaman kepada masyarakat dengan bunga yang kecil melalui BPR.

Sumber: tempo.co

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here