Sentralisasi Industri Agro Topang Jabar Tumbuh Dua Digit

0
8

Bisnis.com, JAKARTA–Pendalaman proses penghiliran sektor agro diyakini bisa merangsang industri pengolahan nonmigas di Jawa Barat tumbuh berdigit ganda, yang tahun lalu tumbuh sekitar 5% – 6%.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat Dedy Widjaja D. mengatakan pendalaman penghiliran industri agro di wilayahnya tetap menjanjikan. Guna menghimpun aktivitas industri secara efektif bahkan perlu dibuat kawasan industri agro.

“Jika komoditas agro ini diproses bisa lebih tahan lama dan bernilai tambah,” tuturnya, di Jakarta, Rabu (18/3/2015).

Kadin Jabar menilai pengolahan agro di dalam negeri penting untuk melindungi petani. Jika produk agro dijual secara mentah lebih rentan terimbas fluktuasi harga komoditas. Tapi melalui penghiliran selain memberi nilai tambah lebih besar bagi industri juga harga lebih stabil.

“Pendapatan petani tidak terjamin. Kalau lagi panen harga jatuh. Kalau diproses ke industri harga bisa dijaga tetap stabil,” ujar Dedy.

Gagasan agar dibangun KI khusus agro belum lama ini disampaikan Ketua Komite Tetap Akses Pasar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Usaha Kecil Menengah Rifda Ammarina. Apa yang dimaksudnya khusus untuk industri berskala kecil dan menengah (IKM).

Setidaknya ada tiga hal yang diyakini Kadin bakal terselamatkan melalui pengadaan kawasan industri khusus IKM agro. Pertama beban berupa mahalnya ongkos logistik dapat ditekan, kedua proyek ini dapat menjaga stabilitas harga, dan ketiga tentu membantu menjaga ketersediaan lahan pertanian.

Sumber: Bisnis.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here